Kaya Itu Bebas

Mengapa kita harus kaya ? Ini pertanyaan seseorang yang selalu terbentur dengan semua masalah karena dia tidak bekerja seperti orang lain. Tidak mempunyai penghasilan tetap seperti kebanyakan orang. Tidak mempunyai sesuatu yang perlu dibanggakan. Selanjutnya timbul pertanyaan, “Apa untungnya jika kita kaya ? Nah pertanyaan ini sangat mudah untuk dijawab. Bahkan anak kecil pun tahu jawaban pertanyaan ini. Semua orang ingin menjadi kaya. Semua orang ingin memiliki uang yang berlimpah. Karena apa ? Karena kaya itu identik dengan kekuasaan. Kita bisa memerintah orang lain dengan sekehendak hati kita. Kita bisa menyuruh orang lain jika kita memiliki uang yang berlimpah. Tapi sebenarnya apakah hanya dengan memiliki uang, kita lalu menjadi kaya ? Begini, jika Anda diberi uang sebanyak 100 triliun tapi Anda tidak boleh kemana-mana hanya di rumah itu saja. Semua fasilitas diberikan. Apakah Anda mau ? Tentu tidak bukan ? Disini kita perlu satu syarat lagi untuk menjadi kaya. Yaitu bebas. Ya. Bebas. Inilah yang membuat semua orang mengejar kekayaan siang malam demi sebuah kebebasan. Baik itu kebebasan keuangan maupun kebebasan waktu. Ada orang yang penghasilannya diatas rata-rata. Tapi seluruh hidupnya diabdikan untuk mencari uang. Dia tidak bisa kemana-mana hanya di tempat kerja itu terus. Orang seperti ini belum kaya. Lalu ada orang yang bebas pergi kemana saja dia suka tanpa ada yang melarangnya. Tapi dia tidak mempunyai pakaian karena tidak ada uang untuk membelinya. Ini orang gila. Semua orang pasti menjauhinya. Oleh karena itu untuk menjadi kaya itu ada dua syarat. Satu itu penghasilan yang tetap dan besar. Dan yang satunya bebas. Bebas bepergian kemana saja dan setiap saat serta bisa membeli apapun yang diinginkan. Setelah kita memahami kedua syarat ini, timbul pertanyaan lagi,”Pekerjaan apa yang bisa memenuhi kedua macam tadi ?”. Sebagian orang menyebut dokter. Apakah benar dokter ? Hmmm. Mari kita pelajari. Dokter itu pekerjaannya mengobati orang lain. Mengapa ? Karena dia memahami kesehatan. Kita semua sepakat bahwa kita tidak mungkin mengabaikan apa yang berhubungan dengan kesehatan. Ini bisa dibuktikan dengan melakukan penelitian siapa saja yang ingin sakit dan siapa saja yang ingin sehat. Pasti jawabannya semua orang ingin sehat. Jadi sudah jelas kita sangat memerlukan orang yang mengerti dan memahami tentang kesehatan. Rata-rata dokter menempuh pendidikan hampir menghabiskan hidupnya. Dan biaya untuk memperoleh status sebagai dokter juga sangat besar. Sehingga untuk menjadi dokter butuh dana besar yang tidak mungkin didapat dari orang yang biasa. Banyak orang ingin menjadi dokter tapi tidak memiliki dana yang cukup. Oleh karena untuk menjadi dokter memerlukan dana yang begitu besar maka besar jugalah biaya untuk kita melakukan konsultasi kesehatan dengan mereka. Ini lumrah. Disini berlaku hukum timbal balik. Biaya besar harus diikuti dengan pemasukan besar. Disinilah kita bisa memahami mengapa biaya berobat dari waktu ke waktu semakin tinggi. Karena untuk mengimbangi biaya pendidikan dokter tadi. Kita boleh bertanya ke semua dokter yang ada di dunia, dokter mana yang konsultasinya free of charge alias gratis ? Walaupun hanya untuk menanyakan saja kita sakit apa, inipun dikenakan biaya. Nah setelah kita mempelajarinya, apakah kita bisa mengambil kesimpulan bahwa dokter itu bisa menjadi kaya ? Belum tentu. Anda tidak setuju ? Mari kita lihat. Seperti yang sudah kita sepakati sebelumnya bahwa untuk menjadi kaya itu ada dua syarat yaitu banyak uang dan bebas. Apakah dokter memenuhi kedua syarat ini ? Mari sama-sama kita pelajari. Kita mengakui bahwa dokter itu banyak uang karena mereka sangat dibutuhkan sekali oleh setiap orang. Sehingga sangat jelas orang mau menghabiskan uangnya demi sebuah kesehatan prima. Kita dapat membayangkan berapa penghasilan seorang dokter setiap bulan jika semua orang berobat dengannya. Namun apakah dokter bisa bebas pergi kemana saja dia suka tanpa mengkhawatirkan keuangannya. Tentu tidak bukan ? Dokter tidak bisa mentransfer ilmu pengetahuan yang diperolehnya selama bertahun-tahun itu kepada orang lain. Sehingga menuntutnya harus selalu hadir setiap kali dia ingin bekerja. Dia harus selalu on time di tempat-tempat layanan kesehatan. Dia harus selalu siap sedia di kala pasiennya ingin berkonsultasi. Hal ini menyebabkan kurangnya kebebasan waktu yang diperolehnya. Dengan fenomena ini kita bisa menjawab apakah dokter itu kaya atau tidak ? Selamat Berbisnis…!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s