Apakah Menjual itu Ilmu ?

Anda kesulitan dalam menjual ? Mungkin Anda sekarang sedang mengalami masalah dalam penjualan. Apakah itu produk, jasa, atau apa pun yang bisa menaikkan pendapatan usaha Anda. Memang benar produk atau jasa Anda itu sangat hebat, sangat canggih, sangat bagus, sangat menguntungkan, dan sangat sangat lainnya. Namun yang menjadi pemikiran adalah mengapa orang atau masyarakat tidak mau menggunakan atau membelinya. Jangan kan membeli, melihatnya juga enggan. Aneh, bukan ?

Begitulah pembeli. Pembeli bukan robot. Pembeli bukan binatang. Yang bisa diatur atur untuk membeli atau memakai sesuatu yang memang bukan kebutuhannya. Mereka adalah manusia yang sarat akan emosi, perasaan, sikap, tingkah laku, pergaulan, adat istiadat, agama, suku, pendidikan, asal usul, pola pikir, latar belakang dan sebagainya. Tidak mudah untuk masuk ke dalam pikiran manusia ini. Perlu ada sesuatu yang bisa menarik perhatiannya. Perlu ada sesuatu yang mampu membuat mereka berpikir bahwa produk atau jasa Anda itu layak mereka gunakan. Bila sesuatu itu sudah menjadi kebutuhan barulah mereka akan menggunakan, membeli dan bahkan mencarinya jika tidak ada. Disinilah letak pentingnya ilmu tentang menjual.

Banyak orang atau perusahaan tidak pernah atau jarang sekali fokus terhadap ilmu ini. Ilmu ini seakan akan dianggap sebuah ilmu yang rendah. Menjual dianggap sebuah kegiatan yang merendahkan martabat manusia. Citra yang timbul ketika ditanyakan apa kegiatan orang itu sehari-hari. Jika ada orang yang kegiatannya menjual, banyak orang menganggapnya orang itu adalah orang yang hidupnya hanya mengejar uang dan uang. Sehingga kegiatan itu dianggap sebuah kegiatan yang tidak bernilai. Membuang-buang waktu. Sementara di kehidupan sehari-hari tidak ada satupun kegiatan yang tidak dalam rangka melakukan kegiatan menjual.  Menjual tidak hanya produk atau jasa. Menjual juga bisa menjual ide, gagasan, program, perintah, peraturan atau lainnya. Tidak harus produk atau jasa. Banyak orang tidak tahu akan hal ini. Mereka menganggap menjual itu harus produk atau jasa saja.

Contoh sederhana. Ketika orangtua kita menyuruh kita sesuatu apakah kita mau melakukannya atau tidak. Ketika atasan kita memerintah sesuatu apakah kita mau menurutinya atau tidak. Nah ketika kita mau melakukan atau menurutinya, itu bisa dikatakan bahwa kegiatan penjualan sudah berhasil. Jadi jelas menjual tidak harus produk atau jasa. Bisa juga perintah atau permintaan.

Di dalam skala perusahaan menjual itu memiliki bagian tersendiri. Menjual dibedakan dengan memasarkan. Memasarkan memiliki arti yang lebih luas dari menjual. Memang tidak mudah menjelaskan hal ini kepada orang yang notabene tidak berpengalaman di dunia penjualan dan pemasaran. Ini seperti menjelaskan sebuah benda yang serupa tapi tidak sama. Sama tapi tidak serupa. Memerlukan sebuah penjelasan yang penuh kesabaran. Membutuhkan waktu yang lama untuk menjelaskannya. Tapi akan dicoba sebuah pendekatan yang dirasakan tidak sulit.

Marilah kita umpamakan dalam menjual mobil. Mobil, kita tahu bersama, adalah sebuah kendaraan yang memiliki roda empat yang bisa membawa orang menuju tempat tertentu. Mobil juga memiliki tempat berteduh sehingga orang didalamnya tidak kena hujan dan efek cuaca yang merugikan. Jadi mobil akan hanya bisa dijual kepada orang yang mau melakukan perjalanan dan tidak mau terkena efek cuaca yang merugikan ketika menggunakannya. Sedangkan memasarkan mobil adalah kegiatan untuk memperkenalkan, memberitahu, menggambarkan dan menjelaskan bahwa mobil itu adalah sebuah kendaraan yang tidak hanya memiliki tempat berteduh, roda empat dan mesin tapi juga bisa digunakan sebagai tempat berjualan. Sehingga jika Anda atau siapapun belum mengetahui bahwa sekarang ada sebuah kendaraan seperti yang dijelaskan diatas maka kegiatan memasarkan belum dilaksanakan.

Inilah yang mungkin secara sederhana yang bisa dijelaskan kepada Anda apa itu menjual dan memasarkan. Apakah Anda sekarang sudah mengerti perbedaan antara memasarkan atau menjual ? Mudah-mudahan Anda mengerti. Jika tidak maka diperlukan sebuah rencana dimana waktu dan tempat yang cocok untuk bisa menjelaskan lebih detailnya. Tapi itu lain cerita. Yang penting sekarang adalah, ketika pendapatan Anda atau pendapatan usaha Anda, mengalami penurunan atau tidak ada sama sekali, maka Anda perlu mengetahui, apakah kegiatan menjual, atau memasarkan dari Anda atau bagian perusahaan Anda, telah mengerti dan memahami apa maksud dari menjual atau memasarkan. Jika sudah tahu maka mungkin ada yang salah dengan sesuatu yang Anda jual atau pasarkan. Jika tidak tahu maka mungkin ada yang salah dari pengertian dan pemahaman Anda atau bagian perusahaan Anda selama ini tentang kedua hal itu. Coba Anda lihat dan teliti. Kemudian coba perbaiki. Anda juga tidak perlu risau ketika kedua faktor tadi menghantui Anda.

Karena di lapangan banyak sekali buku-buku, seminar-seminar yang khusus menjelaskan dan menyelenggarakan bagaimana metode dan cara yang efektif dan efisien di dalam menjual dan memasarkan. Tinggal Anda sesuaikan saja dengan kemampuan keuangan Anda atau perusahaan Anda. Yang perlu Anda ketahui adalah tidak semua metode dan cara itu cocok bagi Anda atau perusahaan Anda. Jadi Anda harus benar-benar memilih yang cocok dan tentunya murah. Sehingga hal ini dapat memberi pemahaman kepada Anda bahwa menjual itu sebuah ilmu bukan sekedar kegiatan yang dikerjakan begitu saja. {}


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s