Formula Kaya

Banyak orang bertanya kepada saya mengapa saya sering mengatakan dalam tulisan saya bahwa mencari kekayaan itu mudah. Sementara saya sendiri tidak memiliki pekerjaan tetap, belum ada rumah dan mobil prformula kayaibadi, penampilan tidak keren, uang tidak banyak, kemana-mana naik angkutan umum.

Sebenarnya bila dipikir-pikir kritik ini memang ada benarnya. Saya memang tidak kaya jika mengikuti standar kekayaan kebanyakan orang. Standar kaya yang harus memiliki pekerjaan tetap, uang melimpah di rekening bank, kemana-mana naik mobil mewah, rumah besar dan memiliki garasi, berpenampilan high class, dan lain sebagainya. Tapi ada satu hal yang tidak diketahui oleh banyak orang tentang saya. Apa itu ? Yaitu saya memiliki formula kekayaan, yang bila diketahui oleh orang lain atau dia mengetahui cara menggunakan dan memanfaatkan formula ini maka dia tidak saja akan sangat kaya tapi dia juga bisa membuat anak-anak cucunya menjadi kaya persis seperti dia. Tidak percaya ? Mari saya jelaskan.

Mengikuti standar kekayaan kebanyakan orang memang mengharuskan seseorang harus menguburkan impian yang dimilikinya sejak dahulu. Mengapa ? Karena memang standar kekayaan kebanyakan orang sangatlah merusak. Seperti yang telah diketahui diatas, standar kekayaan kebanyakan orang adalah memiliki pekerjaan tetap, memiliki mobil, memiliki rumah dan lain-lain. Padahal ini belum tentu itu semua disukai oleh seseorang. Padahal belum tentu dengan semua fasilitas itu bisa membuat mereka bahagia. Contoh. Apakah Anda kenal siapa Basuki Abdullah dan Affandi ? Jika Anda belum kenal tidak apa-apa. Sebab ini bukan ujian akhir nasional (UAN). Jadi tidak usah khawatir. Yang mana jika tidak bisa menjawab, harus mengulang tahun depan. Tenang. Tenang. Sekali lagi ini bukan UAN. Ini juga bukan ujian CPNS.

OK. Saya akan beritahu Anda. Kedua orang itu adalah pelukis indonesia kaliber dunia. Sekarang Anda sudah tahu, bukan ? Lalu mungkin Anda bingung apa hubungannya ?

Sebentar. Jangan kritik dahulu. Lihat, dan baca terus.

Ya sudah. Sekarang saya mau bertanya kepada Anda, “Yang namanya pelukis itu apakah dia harus memiliki rumah, mobil, berpenampilan high class, uang melimpah untuk menghasilkan karya yang berseni tinggi ?”. Apakah harus seperti itu atau tidak ? Hah ? Harus tidak ? Jawab dong. Anda jangan diam saja. Mengapa tidak dijawab ?

Ya sudah tidak apa-apa jika Anda tidak mau menjawabnya. Yang penting disini Anda sudah tahu bahwa tidak perlu harus mengikuti standar kekayaan kebanyakan orang untuk menjadi orang kaya atau orang berpotensi kaya.

Lukisan yang berseni tinggi pasti memiliki nilai yang tinggi pula. Ini dibuktikan dengan rumah pelelangan lukisan di Singapura. Di tempat itu sebuah lukisan bisa dibeli dengan harga yang mencapai Milyaran Rupiah. Apakah Anda heran sebuah lukisan mampu melebih harga sebuah mobil. Apakah Anda heran hanya sekedar coret sana coret sini bisa bernilai melebih nilai sebuah rumah. Tapi itu bukan omong kosong. Anda tidak mengetahui bukan berarti itu tidak berharga. Itu fakta. Dan sekali lagi saya katakan bahwa untuk menghasilkan sebuah lukisan bernilai tinggi biasanya tidak mengharuskan untuk menjadi orang kaya dahulu. Ada seorang pelukis termahal hanya memiliki rumah kecil yang juga itu digunakan sebagai studionya. Dia menghasilkan lukisan yang bernilai Milyaran Rupiah dari studionya itu.

Seperti yang saya katakan diatas, saya memiliki formula. Formula ini sama seperti ilmu melukis lukisan yang bernilai tinggi tadi. Formula inilah yang dipakai oleh ratusan orang kaya dari dahulu kala.

Formula yang diketahui oleh Mukesh Ambani dari Reliance Industries.

Formula yang diketahui oleh Bill Gates dari Microsoft.

Formula yang diketahui Steve Jobs dari Apple.

Formula yang diketahui oleh orang yang sekarang memiliki penghasilan diatas trilyun rupiah. Formula yang hanya diketahui oleh segelintir orang yang mau berbeda dan fokus. Meskipun saya belum memiliki penghasilan seperti mereka, minimal saya sudah mengetahui formula mereka. Dan jika saya mau, saya hanya tinggal memberitahu formula ini kepada salah seorang dari orang kaya itu dan meminta komisi yang pantas. Dengan begitu maka saya akan mendapatkan uang tunai dengan mudah. Bagaimana ? Apakah Anda sudah percaya ? Jika tidak ya tidak apa-apa.

Lho koq Anda melihat saya ? Lho koq Anda sepertinya tidak puas ? Jangan berusaha mencari-cari kesalahan saya dong. Sebab disini bukan tempatnya mencari-cari kesalahan. Kalau mau cari-cari kesalahan orang, tuh tempatnya di pengadilan. Itu tempat yang baik untuk mencari-cari kesalahan orang.  Meskipun disitu hanya seorang jaksa yang berperilaku seperti itu. Kalau jaksa dibayar negara untuk melakukan itu, Sedangkan Anda bagaimana ? Apakah Anda dibayar oleh orang lain jika Anda mencari-cari kesalahan saya ? Apakah Anda dibayar oleh pihak tertentu jika Anda berbuat seperti itu ?

Hanya Anda yang bisa menjawabnya. Hanya Anda yang mampu menulis jawaban itu dan menjadi sebuah artikel seperti ini. Tapi itupun jika Anda mampu menulis. Jika tidak ya bengong begitu saja. Tapi itu tidak penting. Yang penting disini adalah tidak harus mengikuti standar kekayaan kebanyakan orang untuk menghasilkan karya yang sangat bernilai bagi dunia. Menghasilkan buah karya hasil ciptaan sendiri yang mampu menghasilkan kekayaan bagi penciptanya. Sebab banyak orang yang biasa-biasa saja menghasilkan karya yang monumental. Dan saya rasa tidak cukup satu halaman untuk menceritakan hal itu saat ini. Sebab bisa menghabiskan halaman ini dan tentunya yang paling penting,

TIDAK ADA ORANG YANG SEMPAT MEMBACANYA

Tapi jika mungkin ada orang yang mau membacanya juga, ya gimana ya ya syukur deh. Tapi sepertinya itu bukan saya.

Oleh karena itu terakhir saya hanya bisa mengatakan kepada Anda satu hal,

LAKUKAN APA YANG MENURUT ANDA SUKA UNTUK MELAKUKANNYA DAN JANGAN MELAKUKAN APA YANG ANDA BENCI UNTUK MELAKUKANNYA WALAUPUN ITU DISUKAI KEBANYAKAN ORANG

 


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s