Orang Pintar Tidak Selalu Penting

Bila melihat fenomena yang terjadi akhir-akhir ini orang pintar semakin mendominasi lingkungan dimana kita tinggal. Ada yang di mesjid, kantor, terminal, bandara, mall, pasar dan tempat-tempat umum lainnya. Mereka selalu hadir untuk memenuhi kebutuhan informasi masyarakat. Orang-orang ini berasal dari berbagai latar belakang profesi. Apakah itu dari akuntan, dokter, arsitek, pengacara, dosen, peneliti, insinyur, dan lainnya.

Tapi permasalahannya adalah apakah dengan adanya mereka ini, masyarakat menjadi berpikiran maju ? Apakah masyarakat semakin menuju masyarakat yang memiliki budaya yang beradab ? Tentu ini memerlukan penelitian lebih lanjut.

Akan tetapi ketika kita membaca berita di media massa, ternyata begitu banyak sekali peristiwa dan kejadian buruk. Dan jika dianalisa ternyata peristiwa itu terjadi akibat kurangnya informasi yang tepat bagi orang yang menjadi pelaku peristiwa tersebut. Dan ini juga membuat kita berkesimpulan bahwa ternyata ikutsertanya orang pintar di dalam kancah pergaulan tidaklah menjamin suatu masyarakat itu menjadi maju dan berkembang. Perlu ada satu lagi orang yang harus ikutserta. Siapakah orang itu ? Itulah orang kaya. Ya. Orang kayalah yang harus hadir di dalam masyarakat demi terciptanya sebuah komunitas masyarakat yang akan maju dan berkembang.

Sebab jika tidak ada orang kaya yang merangsang dengan kekayaannya maka orang-orang pintar tadi akan menahan informasi yang berhasil dikumpulkan di otaknya. Mengapa ? Karena tidak mudah memiliki paket informasi yang sesuai dengan keinginan masyarakat. Memerlukan biaya dan waktu yang tidak sedikit untuk mengumpulkannya. Itulah sebabnya jika imbal hasil yang diperoleh orang-orang pintar tadi tidak sesuai dengan informasi yang keluar maka penahanan itu akan terus berlangsung. Anda bisa membayangkan ketika ini terjadi. Bukan tidak mungkin banyak sekali peristiwa buruk yang akan tercipta.

Makanya orang kaya harus hadir untuk memberikan imbal hasil itu agar informasi yang dimiliki oleh orang pintar bisa keluar dengan mudahnya. Jadi kalau Anda berhasil menjadi orang pintar dan dianggap menjadi orang pintar janganlah menghina pemerintah atau orang yang telah diberi amanah untuk berkuasa di lingkungan Anda atas kebijakan yang telah dibuatnya. Sebab ada kemungkinan kebijakan ini diambil karena Anda tidak memberikan informasi yang tepat di dalam mengambil masukan untuk membuat kebijakan tersebut. Karena menjadi orang pintar tidaklah selalu penting….


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s