Uang Banyak

Uang. Uang dan uang. Semua orang menyukai uang. Memiliki banyak uang memang sangat nyaman. Kita bisa membeli apa pun yang kita inginkan. Lebih dari kebutuhan kita sendiri. Dan yang lebih nyaman lagi adalah kita bisa dipuja-puja orang karena memiliki barang yang tidak dapat mereka beli.

Dan ini juga yang membuat seorang perampok akan terlihat begitu bodoh. Karena tidak berpikir dua kali sebelum melakukan tindakannya. Sebab suatu saat dia akan ketahuan dan ditangkap pihak berwajib karena telah menggunakan uang hasil rampokan untuk berbelanja.

Sebenarnya kalau dipikir-pikir inilah yang menjadi tujuan orang. Rasa-rasanya tidak mungkin orang yang ingin memiliki uang banyak, hanya untuk disimpan saja tanpa mau membelanjakannya. Dan tidak mungkin juga orang yang memiliki uang banyak itu mengasingkan diri ke pelosok pulau terpencil setelah mendapatkannya. Pasti suatu saat nanti dia ingin menonjolkan dirinya. Pasti suatu saat nanti dia akan tergiur untuk membeli sesuatu. Apakah itu untuk pribadi atau untuk orang yang disayanginya. Jadi pertanyaannya adalah kalau hanya untuk memuaskan orang lain, untuk apa kita harus memiliki uang banyak ? Apakah uang itu dikumpulkan hanya untuk itu ? Seberapa pentingkah orang lain itu bagi kehidupan kita ?

Tapi itulah yang terjadi pada kenyataannya. Jarang orang mau mengumpulkan uang hanya untuk kebutuhan pribadinya saja. Ketika dapat 100 ingin 10.000. Ketika sudah dapat 10.000 ingin 100.000.000, dan seterusnya. Tidak akan pernah cukup.

Sebagian besar orang tahu tentang akan hal ini. Tapi karena godaan untuk berbelanja itu begitu besar membuatnya mudah mengabaikannya. Dia akan semakin gila ketika hasil belanjaannya itu membuat kehidupannya begitu mudah dan menyenangkan. Apalagi ketika kehidupannya itu dipublikasikan di media. Sehingga dia menjadi semakin diatas langit seiring dengan orang-orang yang berlomba-lomba untuk menanyakan kepadanya bagaimana bisa menjadi seperti dirinya.

Tapi bukan berarti kita harus menjauhi uang dan hidup menderita. Ini sama gilanya dengan memiliki uang banyak tadi. Uang itu perlu bukan penting. Yang penting adalah ilmu pengetahuan tentang bagaimana uang bekerja untuk kita. Inilah yang menjadi pokok permasalahan yang ditekankan penulis dan entrepreneur Robert T. Kiyosaki. Dia menekankan bahwa setiap orang harus memiliki yang namanya aset. Terutama aset yang menghasilkan uang bagi kita. Apapun yang menghasilkan uang bagi kita itulah aset. Jadi bukan aset yang dipahami oleh seorang akuntan.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s