Al-Qur’an

Tanpa terasa hari ini adalah hari ke-17 bulan Ramadhan 1431 H. Tadi malam di beberapa tempat semua orang Islam memperingati hari Nuzulul Qur’an. Yakni hari dimana dahulu sekitar 15 abad yang lalu Allah Tabaaraka wa Ta’ala menurunkan Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW di Gua Hira’.

Bagi saya peringatan seperti itu adalah bid’ah. Yaitu suatu kegiatan yang tidak dicontohkan. Sebab belum pernah sahabat, tabi’in dan tabiut tabi’in dan murid-muridnya merayakannya. Kalau memang peringatan itu baik mengapa tidak ada satu riwayatpun yang sampai kepada kita bahwa mereka pernah menyelenggarakannya. Bukankah mereka lebih mengetahui tentang Al-Qur’an itu sendiri. Meskipun saya bukanlah orang yang sempurna menjalankan apa yang diperintahkan Allah Tabaaraka wa Ta’ala, saya tetap tidak setuju kalau ada yang namanya bid’ah hasanah. Atau apa yang mereka sebut sebagai perbuatan baik itu pasti dianggap baik dalam Islam meskipun belum pernah dilaksanakan oleh sahabat dan murid-muridnya.

Bagi saya setiap bid’ah itu sesat karena merujuk kepada Hadits Nabi yang berbunyi “Hati-hatilah kalian dari terjatuh kepada amalan-amalan ibadah baru yang diada-adakan, karena setiap amalan tersebut adalah bid’ah dan setiap bid’ah adalah sesat.” (HR. Ahmad dan yang lainnya, dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullahu).

Jadi apapun ibadah yang dilakukan orang jika tidak ada ketentuannya dan tidak pernah dilakukan Nabi beserta sahabat-sahabatnya maka itu semuanya SESAT.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s