Sistem Saraf

Maha Benar Allah dengan Segala Firman-Nya.

Setelah saya membaca beberapa artikel tentang sistem saraf di beberapa situs internet dan ceramah dari berbagai ustadz, ternyata ada keterkaitan yang sangat penting antara kejiwaan dan sistem kesehatan tubuh.

Bagaimana tidak. Ketika seseorang itu dilanda kesedihan, kemuraman, kemarahan, depresi, ketakutan dan emosi negatif lainnya maka sistem kesehatan tubuhnya pun mulai mengalami gangguan. Ini dibuktikan dengan hasil penelitian bahwa setiap gangguan jiwa yang terjadi maka itu akan berdampak langsung dan mempengaruhi sistem saraf. Terutama sistem saraf otonom yang mempengaruhi gerak jantung dan mekanisme kelenjar. Sementara jantung adalah pusat peredaran darah manusia. Coba bayangkan jika jantung ini tidak bekerja. Akan seperti apa kondisi seseorang.

Dan menurut para ahli kesehatan, sistem saraf otonom ini tidak bisa dikendalikan kecuali jika seseorang memiliki ketenangan jiwa. Dan ketenangan jiwa hanya akan diperoleh tatkala semua pikirannya diarahkan kepada sesuatu yang memiliki tujuan baik, indah dan menyenangkan bagi dirinya. Itulah sebabnya seseorang tidak boleh diberitahu informasi yang akan menghancurkan hidupnya atau keselamatan jiwa dan keluarganya. Sebab hal itu akan mempengaruhi sistem kesehatan tubuhnya.

Dan itu juga yang membuat saya paham mengapa dokter yang baik dan disukai oleh pasien adalah dokter yang selalu memberikan gambaran indah dan menyenangkan kepada pasiennya. Bukan dokter yang selalu memberitahu penyakit ini dan penyakit itu. Apalagi mem-vonis bahwa umur pasiennya sudah tidak lama lagi.

Namun yang paling penting dari itu semua adalah Fiman Allah Tabaaraka wa Ta’ala yang berbunyi

Dan Kami turunkan dari Al-Qur`an suatu yang menjadi penyembuh dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al-Qur`an itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang dzalim selain kerugian.” (Q.S.Al-Isra`: 82)

“Katakanlah: ‘Al-Qur`an itu adalah petunjuk dan penawar bagi orang-orang yang beriman. Dan orang-orang yang tidak beriman pada telinga mereka ada sumbatan, sedang Al-Qur`an itu suatu kegelapan bagi mereka. Mereka itu adalah (seperti) orang-orang yang dipanggil dari tempat yang jauh’.” (Q.S.Fushshilat: 44)

Semakin terkuak kebenarannya.

Ini dibuktikan ketika seseorang itu mendengar Al-Qur’an atau orang yang membacanya sendiri. Banyak orang yang mengalami ngantuk yang sangat berat tatkala mendengar atau membaca sendiri Al-Qur’an. Yang mana kegiatan itu efektif membuatnya lebih cepat tertidur. Ini berbeda tatkala dia mendengar  musik. Jika seseorang sedang mendengar musik dan ingin tidur pasti dia akan berusaha mematikannya.

Kita tahu bersama bahwa tidur adalah faktor utama penyembuhan penyakit seseorang. Sebab saat seseorang itu tidur maka semua organ tubuhnya akan mengalami yang namanya denormalisasi atau perbaikan menyeluruh. Sehingga semua sistem kesehatan tubuh akan kembali normal seperti sediakala.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s