Menjual yang menghasilkan Uang

Mungkin sekarang Anda merasa bahwa sulit sekali mendapatkan uang. Anda merasa bahwa semua cara yang Anda lakukan seakan-akan tidak ada yang berhasil. Yang ada hanya menghabiskan uang dan waktu Anda saja. Buku-buku, training, pelatihan, seminar dan semua bentuk pendidikan tentang penjualan sudah semua Anda pelajari. Rasa-rasanya semua itu tidak banyak membuat penghasilan Anda berubah. Jangankan bertambah berubah saja tidak.

Bila Anda seperti atau setidaknya mendekati kondisi diatas sebaiknya Anda tertawa saja. Lho koq ? Apa tidak salah ? Masa orang sedang dilanda masalah disuruh ketawa. Bukannya harus memberikan solusi. Eit jangan protes. Bukankah Anda ingin mencari solusi bukannya mencari perdebatan. Iya. Anda harus tertawa sekarang juga. Tertawalah sebelum Anda ditertawakan ayah, ibu, saudara, teman atau atasan Anda. Dengan tertawa Anda akan menemukan bahwa ada sesuatu yang tidak Anda mengerti disini. Ada pola yang tidak Anda pahami bahwa menjual yang menghasilkan uang ternyata tidak harus membuat apa yang Anda lakukan itu menjadi sukses atau berhasil. Ada kalanya kegagalan itulah yang menghasilkan uang.

Mungkin Anda ingin tahu apakah maksud dari perkataan diatas tadi. Iya, tidak? Ya sudah. Baca dan pahami baik-baik ya. Buka pikiran Anda lebar-lebar. Karena pada tulisan berikut ini Anda akan diajak untuk berpikir lebih luas dari apa yang Anda pahami sekarang.

Sebenarnya semua yang Anda lakukan itu semuanya berhasil. Cuma Anda tidak sadar saja. Anda menganggap apa yang telah Anda lakukan itu gagal karena Anda menyamakan pemahaman antara yang Anda pahami itu sebagai kegagalan dengan yang apa Anda pahami tentang kesuksesan. Padahal pemahaman kesuksesan bagi setiap orang itu berbeda-beda. Ini sama juga dengan apa yang orang lain pahami tentang apa yang menyebabkan mereka mengeluarkan uang.

Ketika Anda menganggap apa yang Anda lakukan itu tidak menghasilkan uang, itu adalah apa yang Anda pahami sebagai hal yang tidak menghasilkan uang. Bukan apa yang dipahami orang lain tentang hal yang bisa mengeluarkan uang mereka. Maksudnya begini.

Seorang anak TK pasti akan mengatakan tentang sesuatu yang dia ketahui dari panca inderanya yaitu mata untuk melihat, telinga untuk mendengar, lidah untuk merasa, tangan untuk memegang, dan kaki untuk berjalan. Jarang anak TK mau berpikir tentang apa yang diterimanya. Ini berbeda dari seorang profesor yang akan berpikir setiap apa yang diterimanya.

Begitu pula pemahaman tentang apa yang menyebabkan seseorang mau mengeluarkan uang. Seorang anak TK akan mengeluarkan uang jika dia tersentuh dengan panca inderanya bukan akal pikirannya. Yang mana jika ini yang diterapkan pada seorang profesor pasti akan tidak berdampak apa-apa. Namun jika seorang profesor diajak untuk berpikir tentang apa yang diterimanya dan itu harus mengeluarkan uang yang dimilikinya maka dia pasti mau mengeluarkan uangnya.

Itulah sebabnya bisnis itu bukanlah sesuatu yang berkualitas atau bermutu seperti makanan kesehatan. Tapi bisnis itu adalah sesuatu yang diulang-ulang. Bisnis itu harus mengedepankan apa yang namanya kuantitas atau jumlah atau sudah berapa kali Anda melakukannya. Sudah berapa banyak Anda bertindak. Orang yang berhasil di dalam bisnis adalah bukanlah orang yang selalu meningkatkan mutu dari tindakannya. Tapi orang yang berhasil di dalam bisnis adalah orang yang selalu bertindak dan bertindak tanpa peduli sudah berapa kali tindakan yang telah dilakukannya. Memang evaluasi perlu. Cuma evaluasi bukanlah sebuah penentu keberhasilan. Yang menentukan adalah seberapa banyak tindakan yang telah Anda lakukan. Ini saja sih sebenarnya.

Oleh karena itu jika Anda ingin menghasilkan uang lebih banyak dari apa yang Anda miliki sekarang maka mau tidak mau Anda harus lebih melipatkan gandakan apa yang telah Anda lakukan sekarang. Apa yang membuat orang itu mengeluarkan uang adalah apa yang telah membuat mereka yakin dan percaya bahwa hal itu memang bermanfaat bagi mereka. Dan ini tidak mungkin dicapai dengan hanya menawarkan sesuatu kepada seseorang hanya sekali. Bukankah apa yang menjadi milik Anda sekarang merupakan hasil dari penawaran orang lain yang telah sekian kali menawarkannya kepada Anda.


2 thoughts on “Menjual yang menghasilkan Uang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s