Jangan Pernah Terima Saran Orang Lain 100%

Tatkala Anda menjalani sebuah kehidupan menuju sebuah cita-cita, biasanya Anda akan dihadapkan dengan beberapa persoalan. Persoalan ini ada yang bisa Anda hadapi dan ada juga yang tidak bisa Anda hadapi. Bagian yang kedua ini membuat Anda terbawa ke dalam pikiran dan terkadang membuat Anda susah tidur.

Untuk menyelesaikannya ada kemungkinan Anda mengambil dua cara. Cara pertama dengan bertanya kepada orang yang berpengalaman dalam masalah tersebut. Cara kedua dengan menunggu sampai masalah itu benar-benar dapat Anda selesaikan sendiri.

Memang kedua cara ini belum tentu menjamin bisa menyelesaikan masalah itu. Tapi setidaknya kedua cara inilah yang paling cepat dan murah.

Menurut sebagian orang, cara pertama sangatlah banyak dipakai. Selain penyelesaian lebih cepat juga dapat membuat kita menjadi lebih berpengalaman di dalam menyelesaikan sebuah masalah. Ini didukung karena setiap tahapan penyelesaian tadi kita bisa melakukan cek ulang ketika terjadi hambatan atau rintangan. Solusi yang akan kita ambil juga memiliki referensi yang terukur karena aspek pengalaman tadi.

Namun yang perlu ditekankan disini adalah selama kita mengambil solusi dari saran yang diberikan kita tidak boleh menerima 100% begitu saja. Tapi harus dimodifikasi ulang untuk mengantisipasi perbedaan yang terjadi dari apa yang telah disarankan dengan apa yang kita inginkan. Contohnya begini.

Katakanlah kita ingin membeli mobil. Kita memiliki masalah. Masalahnya kita menginginkan mobil dengan merk, tipe dan spesifikasi tertentu. Sementara kita tidak pernah membeli mobil sebelumnya. Mengikuti prinsip diatas maka kita bertanya kepada orang yang sudah memiliki mobil. Lalu dia memberikan saran ini dan itu. Setelah kita terima ternyata sarannya adalah sebuah mobil yang sangat berbeda dari apa yang kita inginkan. Atau boleh jadi sama namun kurang nyaman. Atau warnanya kurang cerah. Dan hal-hal lain. Sehingga kalau kita tetap melakukan pembelian bisa-bisa kita akan membenci mobil tersebut. Karena mobil ini akan setiap hari kita gunakan sebagai kendaraan pribadi. Menakutkan, bukan ?

Itulah sebabnya saran seseorang tidak boleh kita terima 100%. Tapi harus dimodifikasi. Yaitu dengan menerima saran darinya itu hanya dicontoh prinsip-prinsip dasarnya saja. Seperti tujuan pembelian, kegiatan yang akan dijalani, anggaran keuangan, kenyamanan, fasilitas dan sebagainya. Yang mana hal itu akan menjadi sebuah keputusan yang sangat sempurna bagi tercapainya keinginan kita tadi. Inilah yang menjadi alasan utama saya untuk mengatakan bahwa orang lain tidak akan pernah bisa membantu kita di dalam meraih apa yang menjadi impian kita selama kita tidak mau berusaha sendiri untuk mencapainya.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s