Takut Bukan Alasan

Setiap orang pasti memiliki rasa takut. Tidak ada orang yang tidak memiliki rasa takut. Takut itu hal biasa. Tapi yang orang yang tidak tahu bahwa takut bisa berdampak negatif jika tidak mengelolanya pada tempat yang memang benar-benar tepat.

Contohnya ketika memilih menjadi pengusaha. Orang yang memilih menjadi pengusaha memiliki rasa takut yang paling tinggi. Terutama tentang uang. Dia takut sekali bagaimana ketika usahanya bangkrut. Sementara kebutuhan hidupnya harus terus dipenuhi. Dan untuk memenuhinya harus dengan memiliki sejumlah uang.

Itulah sebabnya dunia usaha sangat jarang diminati oleh sebagian besar orang. Karena dunia usaha sering identik dengan kehilangan uang dalam jumlah besar.

Padahal tidak selamanya kebutuhan hidup bisa dipenuhi dengan adanya uang. Ada kalanya pada saat-saat tertentu uang tidak berguna sama sekali bagi seseorang.

Akan tetapi karena kebanyakan orang yang memiliki sikap seperti itu maka itulah yang diambil oleh sebagian besar orang. Mereka tidak mau tahu apakah dunia usaha itu lebih menguntungkan baginya dalam jangka panjang. Mereka lebih memilih apa yang ada di depan mata daripada yang masih ada dalam pikiran.

Sebenarnya inilah rahasia orang kaya. Orang kaya tahu bahwa pikiran mengendalikan dunia. Kalau pikiran dilatih untuk senantiasa berani maka dunia bisa dimilikinya. Terutama pikiran mengendalikan rasa takut tadi. Jika rasa takut dikelola pada tempat yang tepat maka uang dan sebagainya bisa dengan mudah diperoleh.

Pelatihan dan seminar bagaimana menjadi orang kaya yang ada di lapangan sebenarnya mengajarkan bagaimana mengelola rasa takut ini. Tidak ada sebuah pelatihan dan seminar yang sehabis diikuti, pesertanya langsung mendapatkan uang. Pasti melewati perjuangan melawan rasa takut dahulu. Buktinya jarang pelatihan dan seminar yang memberikan uang kepada pesertanya. Yang ada pesertanya yang mengeluarkan sejumlah uang. Padahal setiap peserta ingin mendapatkan uang dengan mengikuti pelatihan dan seminar itu. Tapi kenapa harus mengeluarkan uang. Membingungkan, bukan ?

Bagi orang kaya ini bukanlah sesuatu yang membingungkan atau aneh. Sebab pelatihan dan seminar itu adalah salah satu sumber penghasilan juga. Jadi mereka akan ikut juga jika sudah mengetahui bahwa pelatihan dan seminar itu benar-benar berguna untuk menambah kekayaan mereka. Itulah sebabnya orang kaya selalu memilih pelatihan dan seminar mana yang benar-benar cocok baginya. Mereka tidak mengikuti semuanya.

Mungkin diantara Anda ada yang bertanya, “Mengapa orang kaya selalu memilih menjadi pengusaha di akhir hidupnya dalam meningkatkan kekayaannya. Padahal kan dia sudah memiliki harta yang berlimpah dengan pekerjaannya ?“. Jawabannya adalah karena orang kaya tidak mau membayar pajak yang semakin hari semakin besar seiring dengan meningkatnya penghasilan. Iya. Pajak akan selalu ditagih kepada orang yang memiliki penghasilan besar. Pajak ini sangat ditakuti oleh orang kaya. Pajak ditakuti bukan karena pembayarannya. Tapi karena akibat dari ketidakberesan penyelesaian pembayaran yang bisa membuat orang yang seperti itu di penjara. Ini yang paling ditakuti orang kaya.

Namun hal itu bisa diatasi dengan memiliki perusahaan. Orang yang memiliki perusahaan tidak dapat diganggu selama perusahaannya masih berjalan. Apalagi dituntut penjara. Hal ini tidak akan terjadi sebab perusahaannya diakui oleh pemerintah sama seperti dirinya.{}


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s