Kaya Dengan Cepat

Salah satu anggota keluarga saya memperoleh jabatan yang sangat prestisius di mata keluarga besar kami. Jabatan itu sangatlah membuat iri sebagian keluarga kami. Sebab bagaimana tidak. Terlihat jelas akan seperti apa gaya hidupnya tatkala memangku jabatan tersebut. Selain akan diserbu dengan hadiah bermacam-macam, juga akan diserbu dengan pelayanan kelas satu dari berbagai pihak. Ini tidak lain akibat dari dampak tidak terlihat dari jabatan yang akan dipangkunya itu.

Sebagian anggota keluarga yang lain meminta anaknya untuk bertanya kepadanya bagaimana agar bisa seperti dirinya. Semuanya akan ditempuh agar bisa seperti dirinya. Mereka tidak peduli sesusah apapun kesulitannya. Yang penting bisa seperti dirinya. Alhasil masalah demi masalah muncul akibat desakan yang tidak masuk akal tersebut.

Mereka tidak tahu bahwa keberhasilan memperoleh jabatan itu bukanlah diperoleh dalam waktu sehari. Diperlukan begitu banyak rintangan, hambatan serta biaya lobi yang tidak sedikit. Jika semua itu ditaksir bisa melebihi dari nilai jabatan itu sendiri.

Yang anehnya sebagian besar orang tidak mengetahui hal ini. Yang ada dalam benak mereka bahwa itu adalah sebuah prestasi. Sebuah karir yang akan membahagiakan keluarga dan handai tolan. Sementara itu boleh jadi hanyalah penampilan luar saja. Sedangkan di dalam tidak ada yang tahu.

Akan tetapi itulah tabiat manusia. Sebagian besar manusia tidak pernah bersyukur atas apa yang ada pada dirinya. Mereka selalu menganggap rumput tetangga lebih rimbun dari punya sendiri.

Terlepas dari itu semua, berkali-kali saya mengatakan bahwa untuk menjadi kaya itu tidak bisa dalam waktu singkat. Sebab pasti akan ada pihak yang akan dikorbankan jika hal itu dipaksakan terjadi. Itulah sebabnya menjadi pengusaha yang sukses itu tidak cukup sehari dua hari. Namun memerlukan waktu yang cukup lama sekali. Bahkan kata-kata tidak sanggup lagi untuk mengatakan seberapa lama waktu tersebut.

Memang ada sebagian orang yang bisa kaya dengan cepat. Tapi percayalah dia juga akan bangkrut secepat dia mendapatkan kekayaannya jika usaha yang dibangunnya itu tidak memiliki pondasi yang kuat. Untuk membangun pondasi usaha yang kuat ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Salah satunya adalah aset. Aset adalah salah satu pondasi usaha yang harus dimiliki sehingga ketika usaha tidak berjalan, aset bisa menopangnya. Pertanyaannya adalah apa sajakah aset yang bisa menopang sebuah usaha itu ?

Para ahli mengatakan bahwa aset itu bisa berupa tanah, emas, deposito perbankan, saham, royalti dari hak cipta, surat utang atau obligasi baik itu milik pemerintah atau perusahaan atau sesuatu yang jika ditawarkan kepada masyarakat, masyarakat pasti mau menukar dengan uang yang dimilikinya. Kapan pun dan dimanapun.

Nah jika semua aset ini dimiliki oleh seseorang maka bagaimana pun keadaan usaha yang akan dibangunnya, tidak akan mengganggu kondisi keuangannya. Lalu pertanyaannya selanjutnya adalah apakah bisa mendapatkan aset itu tanpa perlu menukarkan atau mengeluarkan uang dari kantong ?

Jawaban dari pertanyaan tersebut telah menjadi perhatian semua orang yang ada di dunia. Mereka sama seperti Anda yang ingin tahu apa jawaban dari pertanyaan itu. Sebenarnya jawaban pertanyaan itu tidak bisa diketahui. Sebab jika jawaban itu diketahui sudah pasti semua orang tidak akan bekerja. Karena sederhana saja. Buat apa capek-capek bekerja jika sudah memiliki sesuatu yang bisa menopang hidup. Tapi ada cara yang efektif yang bisa mendapatkan jawaban itu lebih cepat dari orang lain. Dan cara ini hanya ditemukan jika orang-orang mau berbeda dari kebanyakan orang.

Berbeda disini bukan berarti negatif. Berbeda disini pengertiannya adalah berbeda yang memiliki sikap dan pemikiran yang sama sekali tidak sama dengan kebanyakan orang lain. Contohnya begini.

Katakanlah sekarang Anda memiliki uang sejumlah Rp 1 Milyar. Kebanyakan orang jika memiliki uang Rp 1 Milyar maka dia akan membelanjakan uang tersebut untuk konsumtif. Apakah itu jalan-jalan ke luar negeri, beli mobil mewah, beli rumah dan apa pun yang bisa membuat dia senang. Nah untuk mendapatkan kekayaan dengan cepat maka dia tidak melakukan seperti yang dilakukan oleh orang lain. Tapi dia mengambil keputusan untuk mencari ilmuwan yang berhasil menciptakan produk dan kemudian bekerjasama menjualnya. Ini yang saya maksud dengan cara yang efektif mendapatkan kekayaan. Sebuah usaha bisa dipastikan maju ketika menjual sesuatu yang sebelumnya tidak pernah ada. Dan inilah yang menjadi rahasia orang-orang kaya. Mereka bisa menciptakan produk yang sebelumnya tidak ada menjadi produk yang sangat dibutuhkan orang.

Jadi Anda bisa mengerti bahwa kaya dengan cepat berbeda sekali dengan cepat menjadi kaya. Kalau kaya dengan cepat adalah menjadi kaya dengan melakukan hal-hal yang mengorbankan orang lain. Sedangkan cepat menjadi kaya adalah menggunakan cara-cara kreatif sehingga mampu menjadi orang kaya sepanjang masa.{}


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s