Mencari Uang Tanpa Uang

Beberapa waktu yang lalu saudara saya menelepon saya. Dia mengeluh karena suaminya sudah hampir tiga bulan tidak ada pekerjaan. Sementara anak-anaknya memerlukan uang untuk biaya sekolah mereka. Dia berharap agar saya dapat mencarikannya pekerjaan sehingga dengan pekerjaannya itu suaminya dapat membawa uang untuk bisa membiayai anak-anaknya sekolah.

Saya sedih begitu mendengar kisah mereka. Ingin rasanya membantu mereka dengan uang yang saya miliki. Namun saya teringat dengan perkataan seorang bijak bahwa jangan pernah memberi ikan kepada orang tapi berilah kail. Karena jika dia diberi ikan maka dia akan minta dan minta lagi. Sedangkan jika diberi kail maka dia bisa mencari ikan sendiri tanpa harus dibimbing terus menerus. Jadi saya tidak mau memberikan uang kepadanya. Tapi saya akan mencoba mendidiknya dengan mengajarkan kepadanya bagaimana menggunakan kail yang efektif dan efisien untuk mendapatkan ikan yang lebih banyak dari orang lain.

Di dalam kehidupan sehari-hari kita sering dihadapkan dengan segala macam bentuk persoalan. Dari persoalan pribadi sampai persoalan masyarakat. Dari sekian banyak persoalan itu, hanya ada satu persoalan yang setiap hari menjadi perhatian kita semua. Apakah itu ? Ya. Itulah persoalan uang.

Entah kenapa zaman sekarang uang telah menjadi perhatian milyaran orang di dunia. Apakah karena uang dianggap mampu menyelamatkan kehidupan seseorang. Atau apakah uang dianggap satu-satunya jalan untuk mengatasi segala macam permasalahan. Semua itu mengundang pertanyaan kita semua.

Sebagian besar orang menganggap jika tidak memiliki uang maka kehidupannya akan mendekati kehancuran. Pemahaman seperti itu telah menyebar seperti virus hampir ke seluruh pikiran orang. Dari usia muda sampai tua memahami hal yang membuat kita geleng-geleng kepala mengingatnya. Coba pikir. Apakah dengan bersusah payah, membanting tulang, dan memeras keringat untuk mencarinya siang dan malam, mereka menemukan uang yang mereka inginkan.

Saya rasa dari pengalaman saya, tidak ada orang yang hidupnya menggantungkan diri kepada sebuah institusi, yang mendapatkan uang yang diinginkannya. Yang ada hanyalah kesehatan dirinya yang terus ke arah yang semakin buruk. Sehingga hal itu membuat uangnya semakin berkurang untuk mengembalikan kesehatan seperti sedia kala.

Anehnya tidak ada satu orang pun di dunia ini yang tidak luput dari pemahaman dan cara berpikir seperti ini. Padahal mereka tidak sadar bahwa tidak semua permasalahan bisa diatasi hanya dengan menggunakan uang. Ini dibuktikan ketika terjadi bencana alam. Apakah sewaktu itu uang diperlukan ? Tentu tidak. Waktu itu air, makanan, pakaian dan tempat pengungsian adalah kebutuhan yang lebih penting daripada uang. Saat itu membuktikan bahwa orang-orang tidak memerlukan uang sama sekali.

Memang benar semua kebutuhan pokok seperti makan, minum, pakaian, rumah, kendaraan harus selalu dipenuhi. Tapi bukan berarti semua itu harus dipenuhi dengan uang. Ada cara-cara lain untuk bisa memenuhi semua kebutuhan tersebut tanpa menggunakan uang.

Sebenarnya uang itu sendiri adalah alat yang diciptakan oleh para ahli ekonomi untuk memudahkan di dalam pertukaran barang dan jasa. Hanya alat. Tidak lebih. Jadi bukan berarti tidak ada uang maka pertukaran itu tidak akan terjadi. Pertukaran itu akan tetap terjadi meskipun uang tidak digunakan. Sebab setiap manusia tidak mungkin hidup sendiri. Mereka sudah pasti memerlukan orang lain.

Seperti dokter yang tidak mungkin memeriksa badannya sendiri. Dan juga tukang pangkas yang tidak mungkin bisa memotong rambutnya sendiri. Setiap orang diciptakan untuk memerlukan bantuan orang lain. Bahkan orang itu sendiri tidak bisa mengatur jalan darahnya sendiri. Itulah yang membuat orang kaya semakin kaya. Karena dia tidak pernah peduli apakah dirinya memiliki uang atau tidak. Dia tetap terus bekerja sesuka hatinya. Dia juga tidak peduli apa pun perkataan dan penilaian orang lain. Dan dia tidak pernah berhenti sebelum apa yang menjadi rasa ingin tahunya itu tersalurkan. Dan jika dipikir-pikir ini adalah rahasia untuk mendapatkan uang. Memuaskan rasa ingin tahu.

Logikanya adalah jika manusia sadar dan tahu bahwa rasa ingin tahu mendapatkan uang adalah satu-satunya alat untuk mendapatkan uang tanpa uang, mungkin tidak ada karyawan atau pegawai negeri di dunia ini. Tapi pada kenyataannya kenapa sebaliknya. Justru semakin banyak saja orang yang menggantungkan hidupnya kepada institusi, perusahaan dan pemerintah. Karena memang tidak sesederhana itu.

Mencari uang dengan memuaskan rasa ingin tahu itu tidak ada teman. Jarang sekali orang-orang mau mendukung pilihan seperti ini. Inilah konsekuensinya. Dan inilah yang akan membuatnya menjadi orang yang terkaya di daerahnya. Sebab dia lain sendiri. Kita tahu bersama bahwa sesuatu yang baru dan aneh disukai banyak orang. Inilah rahasia mengapa smartphone atau yang lebih dikenal dengan Blackberry itu dibeli orang. Ya karena benda itu aneh dan unik. Untuk itu dan tidak disarankan jika Anda ingin menjadi orang yang banyak uang jadilah orang aneh atau orang gila. Karena biasanya orang gila itu dikasih uang. Sebab ya itu tadi dia orang gila.

Tapi memang semua itu untuk orang yang selalu memandang semua permasalahan dari satu sudut pandang tidak akan terlihat. Apalagi untuk orang yang pikirannya selalu uang dan uang. Sulit sekali orang-orang seperti ini untuk bisa melihat keadaan diatas. Alasannya klasik. Dia ingin uang yang banyak. Dia tidak ingin bersusah payah mencari uang. Dia ingin cepat mendapatkan uang dan bersenang-senang setelah mendapatkannya. Sehingga segala sesuatu yang tidak cepat menghasilkan uang akan ditinggalkannya.

Cara seperti inilah yang membuat dia akan selalu kekurangan uang. Dan membuat dia juga terombang-ambing dengan orang yang memahami cara ini. Itulah sebabnya juga yang membuat orang-orang kaya tidak pernah menjadi miskin selama ada orang yang seperti itu. Mereka pandai membuat orang-orang yang memahami bahwa uang segalanya, tidak bisa hidup tanpa uang, mencari uang harus dengan uang, akan mencucuk hidungnya sendiri untuk mengejar sesuatu yang ilusi atau tidak nyata.

Oleh karena itu sekali lagi saya katakan bahwa mencari uang tanpa uang sebenarnya sesuatu hal yang sangat sederhana sekali. Seseorang hanya perlu memaksimalkan rasa ingin tahunya saja. Apa yang tidak diketahuinya terus dicarinya tanpa ada rasa bersalah. Ini saja sih intinya. Jika pemahaman ini ditanamkan dalam dirinya maka tidak akan lama lagi dia akan menjadi orang yang akan bergelimpangan uang. {}


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s