Dunia Itu Hanya Permainan

Dunia dengan segala keindahannya memang tidak sembarangan orang mampu menghindarinya. Dunia begitu mempesona sehingga mudah sekali membuat orang berubah. Yang biasanya baik bisa menjadi jahat. Dan yang biasanya jahat bisa juga berubah menjadi sangat baik. Dunia itu bisa menjadi indah bukanlah dunia itu sendiri indah. Tapi dunia itu indah karena manusia yang didalamnya membuat sesuatu itu menjadi indah. Dari pria tampan, wanita yang cantik, anak-anak yang cerdas, uang di rekening bank, emas, perak, perkebunan yang berhektar-hektar, mobil mewah, rumah besar dan hal-hal indah lainnya. Mungkin jika tidak ada manusia, semua hal-hal itu hanya barang rongsokan belaka.

Kita sering mendengar bahwa ada sebagian orang yang mengatakan bahwa dia tidak memerlukan dunia. Dia hanya ingin dekat dengan pencipta dunia. Sebagian lagi mengatakan dunia itu penting maka dia harus menguasainya. Lalu ada juga yang setengah-setengah. Orang yang terakhir ini tidak jelas apakah dia ingin menjauhi dunia atau ingin memilikinya. Memang sungguh sebuah dilema. Tapi itulah yang hadir di tengah-tengah pergaulan kita sehari-hari. Terkadang kita dibuat bingung tujuh keliling di dalam menyikapinya.

Terlepas dari itu semua, sebenarnya jika orang-orang tahu dan paham apakah arti dan hakikat dari dunia, mereka tidak akan terlalu memikirkannya. Mereka santai-santai saja. Mereka tidak takut ketika dunia menjauhinya dan tidak arogan ketika dunia mendatanginya. Mereka hanya mengambil apa yang bermanfaat bagi mereka dan membuang apa yang tidak bermanfaat. Itu saja. Selebihnya ya disumbangkan untuk orang yang berkesusahan. Sebab buat apa jika memiliki semua hal-hal tadi tapi tidak bisa menikmatinya. Apakah tidak lebih baik memberikan kepada yang lebih memerlukannya. Toh hal-hal indah tadi akan hilang juga jika tidak diberikan kepada orang lain.

Namun saran ini hanyalah sekedar saran belaka. Pada kenyataannya jarang sekali ada orang yang dianggap telah memiliki semua hal-hal indah dunia, mau menyumbangkan sebagian dari apa yang dimilikinya. Yang ada mereka semakin sombong dan arogan. Akan tetapi kita tidak bisa menyalahkan mereka seluruhnya. Itu memang tabiat manusia. Ada kemungkinan besar kita juga akan seperti itu jika berada pada posisi yang sama. Dan memang jarang sekali ada orang yang menolak anggapan bahwa orang akan arogan ketika semua hal indah tadi dimilikinya.

Mungkin inilah alasan sang pencipta menyuruh manusia untuk selalu memberikan sebagian dari apa yang dimilikinya untuk orang-orang miskin. Karena dengan perbuatan ini dia akan semakin tunduk kepada hukum alam yang dibuat sang pencipta. Sehingga dia pun tidak terkena sifat sombong tadi. Dan jika orang-orang tahu sifat dermawan itu memiliki hikmah. Hikmahnya adalah semakin dia memberikan apa yang dia senangi kepada orang lain maka dunia pun akan memberikan lebih banyak dari apa yang orang yang suka menyumbang itu sesuatu yang disenanginya.

Ada anggapan yang mengatakan bahwa dunia hanya akan tunduk kepada orang yang tahu bagaimana cara memainkannya. Bila dipikir-pikir sebenarnya anggapan ini memiliki kemungkinan benar yang tinggi. Ini dibuktikan dengan perkataan seorang milyarder yang mengatakan bahwa bisnis itu permainan. Sementara bisnis adalah salah satu langkah praktis menuju tempat dimana tempat itu bisa digunakan untuk memiliki dan menguasai dunia. Tidak ada orang yang memiliki dan menguasai dunia yang tidak memiliki bisnis. Hampir sebagian besar dari mereka adalah pebisnis tulen.

Saya bisa menyarankan kepada Anda bahwa untuk memiliki hal-hal indah di dunia mulailah untuk merintis sebuah bisnis. Karena hanya dengan bisnislah hal-hal indah tadi bisa Anda dapatkan.

Mungkin ada yang tidak setuju dengan pendapat ini. Oh tidak apa-apa. Ini negara demokrasi. Setiap orang berhak mengeluarkan pendapatnya. Yang penting diantara kita tidak ada nafsu berperang hanya karena berbeda pendapat.

Sah-sah saja setiap orang berbeda pendapat. Karena memang setiap orang dilahirkan dari tempat, lingkungan dan pendidikan yang berbeda-beda. Hanya orang gila yang mengatakan bahwa semua orang harus memiliki selera yang sama, rasa ingin tahu yang sama, impian yang sama, pasangan yang sama dan semua keinginan yang sama. Sebab dunia tidak akan mempesona kalau hanya satu saja yang aneh. Jika semua sama tidak mungkin orang-orang bijak menyebut dunia hanya permainan saja.{}


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s