Tokek, Sumber Penghasilan Alternatif, Kenapa Tidak?

Beberapa hari yang lalu teman lama saya menelepon. Dia menanyakan kabar saya dan begitupun saya. Memang sudah beberapa bulan ini kami tidak pernah saling berkomunikasi. Dari waktu yang selalu sibuk mencari uang sampai pulsa yang sangat terbatas. Maklum kami sama-sama pengusaha yang selalu kehabisan duit receh. Ha…ha…ha3. Ya begitulah kalau orang yang sedang mencari kebebasan. Selalu saja banyak tantangannya.

Setelah saling bertanya kabar masing-masing, tibalah kami berdua menanyakan apa kegiatan masing-masing. Ternyata dia itu sedang berbisnis tokek. Saya langsung bertanya, TOKEK ? Apa tidak salah ? Yang bener ? Dari sekian banyak bisnis, mengapa tokek yang dipilih ? Apa tidak ada yang lain ? Begitulah kira-kira tanggapan saya mendengar nama binatang yang sering berbunyi “tok kek” setiap malam itu. Saya tidak habis pikir bagaimana mungkin tokek bisa menjadi barang bisnis yang diperjualbelikan.

Namun setelah mendengar beberapa penjelasan dari teman saya itu terutama mengenai nilai uangnya maka saya pun mengiyakan. Teman saya itu meminta saya untuk mencari tahu tentang informasi tokek tersebut. Dia minta bantuan saya agar bisa memberikan informasi kepada saya bagaimana cara agar dia bisa menemukan tokek itu.

Karena begini. Kata teman saya itu, tokek yang beratnya 3 ons ke atas dan memiliki panjang sekitar 40 cm,  ada yang mau membeli sampai Rp 100 juta. Waduh, Rp 100 juta ? Lumayan besar tuh. Tapi memang benar. Teman saya itu sangat tegas dan kedengarannya sangat serius sekali tatkala mengatakannya. Saya tahu persis teman saya itu. Dan saya tahu suara mana yang serius dan suara mana yang bercanda. Untuk mempersingkat waktu, saya pun langsung mengiyakan dengan mengatakan akan segera mencari tahu informasinya.

Sebagai seseorang yang lama  bergelut di dunia teknologi informasi khususnya internet maka saya langsung meminta bantuan Google untuk mencarikan informasi tentang tokek tadi. Setelah saya ketik kata tokek di media pencari Google, dalam waktu seper sekian detik muncullah beberapa informasi tentang tokek. Semua informasi tentang tokek sungguh banyak sekali. Saya tidak menyangka ternyata sebelum saya tahu orang lain sudah lebih dahulu tahu. Memang bisnis tidak pernah mengenal kata berhenti.

Saya jadi teringat dengan judul buku karangan Bill Gate, orang terkaya di dunia itu yang memuat judul “Business is The Speed of Thought” yang terjemahan bahasa Indonesia-nya kira-kira seperti ini, “bisnis adalah kecepatan berpikir”. Ya. Ini memang benar. Ini terbukti pada bisnis tokek tadi. Sebelum saya tahu orang lain sudah duluan tahu. Apa yang saya belum pikirkan sudah dipikirkan oleh orang lain. Jadi saya ingatkan Anda, Anda harus cepat berpikir jika ingin bisnis Anda sukses. Jika tidak Anda akan disalip oleh orang lain.

Meskipun begitu, bagi saya tidak ada kata terlambat. Setiap orang pasti ada kelemahannya. Mungkin saja sampai sekarang belum ada orang yang bisa menemukan tokek yang bagus. Atau bisa saja mereka sudah menemukan tokek yang bagus tapi belum menemukan pembeli. Atau bisa juga mereka sudah menemukan tokek yang bagus dan pembeli tapi ternyata pembelinya tidak jujur alias ditipu. Bisa jadi , bukan ?

Mau tahu selanjutnya ? Ikuti terus artikel-artikel berikutnya di situs ini….!

SALAM SUKSES dari M. Yasir Arafat –Inspirator No.1 di Indonesia


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s