Pisang Sebagai Obat Alami

Apakah Anda kenal dengan buah yang satu ini ? Saya yakin Anda semua tahu dan kenal baik dengan buah yang sering dijadikan cemilan ini. Dan siapa sih yang tidak pernah makan pisang ? Semua orang pasti pernah memakannya. Entah dalam bentuk segar, gorengan keripik, atau kreasi lainnya. Meskipun ada juga orang yang tidak suka, setidaknya pasti mengenal buah yang satu ini. 

Buah yang berwarna kuning ini sangat digemari oleh orang-orang. Tumbuhan penghasil buah pisang sangat banyak ditemui di desa-desa dan kampung-kampung. Kalau Anda pulang kampung Anda pasti akan melewati beberapa diantaranya. Bahkan pisang sering dijadikan oleh-oleh dari kampung ketika kembali ke kota.

Buah ini sudah dikenal sejak zaman dahulu kala. Banyak cerita-cerita orang-orang tua dahulu selalu diselingi oleh memakan buah pisang di dalamnya. Dan entah kenapa pisang selalu identik dengan kampung. Mungkin karena jarang ditemukan di kota.

Menurut Prof. DR. Made Astawan, buah pisang itu ada 230 jenis. Ada pisang barangan, raja, raja sereh, raja uli, raja jambe, raja molo, raja kul, raja tahun, raja bulu, kepok, tanduk, mas, ambon lumut,  ambon kuning, nangka, kapas, kidang, lampung, dan  pisang tongkat langit.

Lain daerah lain pula pengucapannya. Coba Anda pisangbepergian dan mengunjungi beberapa daerah terutama di kampungnya. Pasti Anda akan bingung di dalam mendengar istilah-istilah mereka tentang pisang.

Pisang telah lama akrab dengan masyarakat kita, terbukti dari seringnya pohon pisang digunakan sebagai perlambang dalam berbagai upacara adat.  Pohon pisang selalu melakukan regenerasi sebelum berbuah dan mati, yaitu melalui tunas-tunas yang tumbuh pada bonggolnya. Dengan cara itulah pohon pisang mempertahankan eksistensinya untuk memberikan manfaatkan kepada manusia.  Filosofi tersebutlah yang mendasari penggunaan pohon pisang sebagai simbol niat luhur pada upacara pernikahan.

Iklim tropis yang sesuai serta kondisi tanah yang banyak mengandung humus memungkinkan tanaman pisang tersebar luas di Indonesia. Saat ini, hampir seluruh wilayah Indonesia merupakan daerah penghasil pisang. 

Pisang tidak mengenal musim panen, dapat berbuah setiap saat.  Hasilnya dapat mencapai 1 – 17 sisir setiap tandan atau 4 – 40 Kg per tandan, tergantung jenisnya.  Dalam satu tandan pisang tanduk terdapat 1 – 7 sisir, sedangkan pada pisang ambon 7 – 17 sisir.  Buahnya dapat dimakan langsung atau diolah terlebih dahulu. 

Pasar pisang di dalam negeri sangat baik karena hampir semua masyarakat kita mengonsumsi pisang.  Umumnya masyarakat menginginkan pisang yang rasanya manis atau manis sedikit asam, serta beraroma harum.  Di pasaran, pisang dijual dengan berbagai tingkatan mutu, dengan harga yang sangat bervariasi satu sama lain. 

Selain buahnya, tanaman pisang juga dapat dimanfaatkan dari bagian bonggol hingga daunnya.  Bonggol tanaman pisang (berupa umbi batang) dan batang muda  dapat diolah menjadi sayuran.  Bunga pisang (dikenal sebagai jantung pisang) dapat digunakan untuk sayur, manisan, acar, maupun lalapan. Daunnya lazim digunakan untuk pembungkus makanan, yang dapat memberikan rasa harum spesifik pada nasi yang dibungkus dalam keadaan panas

Selain itu buah pisang juga bisa digunakan untuk obat alami. Terutama untuk orang yang menderita tekanan darah tinggi. Pisang bisa membantu meringankan penderitanya. Sebab di dalam pisang mengandung unsur kalium yang sangat penting. Terdapat sekitar 350 mg kalium dalam satu buah pisang berukuran sedang. Sebagai perbandingan, dua gigitan buah pisang ukuran besar (biasanya pisang ambon) setara dengan suplemen kalium dosis 99 mg. Itu sebabnya, pasien hipokalemia biasanya dianjurkan makan pisang oleh dokter.

Kalium ini bisa mengimbangi kadar sodium (garam) dalam tubuh sehingga bisa mengurangi tekanan darah yang terlampau tinggi akibat garam. Selain kalium didalam pisang juga terdapat kandungan vitamin C, A, B, protein, lemak, fosfor, zat besi, serat, kalsium, magnesium, potasium, zinc, dan air. Yang terakhir ini kandungannya cukup banyak. Makanya kita sering melihat pisang itu mudah membusuk jika dalam waktu lama membiarkannya.

Pisang juga cocok dimakan untuk orang stress. Sebab ketika orang terkena stress metabolisme tubuhnya menjadi tidak karuan. Dengan memakan pisang tubuhnya akan kembali normal seperti sedia kala. Itulah sebabnya pisang sangat cocok untuk orang pekerja keras. Sebab mereka tidak pernah luput dari yang namanya stress ini.

Mau tahu selanjutnya ? Ikuti terus artikel-artikel berikutnya di situs ini….


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s