Mati Adalah Musuh Kekayaan

Kekayaan adalah sesuatu hal yang sangat diidam-idamkan semua orang. Karena dengan kekayaan semua keinginan dapat terpenuhi. Bahkan yang belum terpikirkan pun akan mudah untuk diperoleh.

Mau makan makanan yang paling enak di restoran yang paling megah bisa ditemukan dengan mudah. Mau memiliki pakaian yang indah dan termahal juga dapat diperoleh. Mau memiliki kendaraan yang canggih dan termewah juga bisa. Mau memiliki rumah yang sangat besar dan memiliki nilai seni yang sangat tinggi bisa. Mau jalan-jalan ke tempat-tempat indah di seluruh dunia, yang memiliki suasana alam yang asri dan menyejukkan mata juga dapat dipenuhi.

Semua itu tidak akan sulit untuk digenggam jika memiliki kekayaan. Kekayaan disini bukan hanya uang. Tapi kekayaan ini meliputi aset-aset atau harta-harta, yang sangat bernilai yang bisa ditukarkan dan diakui bisa ditukarkan, dengan apa pun yang ada di dunia ini.

Namun ada satu hal yang tidak akan bisa dihindari oleh kekayaan itu sendiri. Sesuatu hal yang hanya diketahui oleh orang-orang yang telah mengalaminya. Sesuatu hal yang tidak pernah terungkap selama ini. Sesuatu hal yang membuat kekayaan yang Anda cari sekuat tenaga itu tidak kekal dan abadi. Apakah itu ? Itulah kematian. Ya. Kematian tidak akan pernah bisa ditahan atau ditunda barang sehari pun oleh siapa pun.

Kematian akan datang menghancurkan semua kekayaan itu secepat Anda memperolehnya. Dan sampai saat ini tidak ada formula apa pun yang bisa menahan agar saat yang paling dimusuhi oleh para milyarder itu bisa dihindari.

Sehebat apa pun Anda dan tim Anda menahannya dan sebanyak-banyaknya Anda bekerja dengan ilmuwan ekonomi dan kesehatan yang terhebat yang pernah diberikan Nobel sekalipun, semua itu tidak akan mampu membuat kekayaan Anda yang banyak itu mampu bertahan dari kematian. Paling-paling Anda hanya bisa mewarisinya. Itu pun kalau keturunan Anda memiliki ilmu pengetahuan dan kemampuan yang sama seperti Anda. Jika tidak maka semua kekayaan itu ludes ditelan waktu dan bumi.

Tapi yang anehnya semakin orang tahu tentang kematian semakin lupa dia terhadap saat itu. Ini mungkin karena harta, tahta, kedudukan, pangkat dan jabatan yang telah membuat dia lupa diri akan saat yang paling ditakuti manusia tersebut. Ini juga karena tidak pernah ada orang yang bisa menceritakan bagaimana keadaan dirinya pada saat kematian itu berlangsung. Beruntunglah orang-orang yang selalu berbuat kebaikan sebelum kematian menjemputnya. Karena dia akan selalu di-do’akan baik di kala hidup mau pun mati oleh orang yang menerima kebaikannya.

Kematian itu pasti. Kematian itu benar adanya. Sebenarnya semua orang tidak perlu diberitahu bahwa kematian itu pasti. Dia sendiri akan mengetahui hal itu ketika ayah, ibu, adik, kakak, dan saudaranya pernah dia lihat mengalaminya.

Alhamdulillah, sebagai seorang muslim, sudah dari kecil kita diajarkan oleh orang-orang tua dan guru-guru kita tentang bagaimana menghadapi kematian. Kita diajarkan dan dididik untuk selalu siap menerima kematian.

Kita diajarkan shalat, puasa, membaca Al-Qur’an, membayar zakat dan sedekah, naik haji ke Mekkah, shalat jum’at berjama’ah, menolong orang-orang yang tertimpa musibah, mengunjungi orang sakit, memberi makan orang-orang miskin, memelihara anak-anak yatim dan ibadah-ibadah lainnya.

Kita diberitahu oleh Nabi dan Rasul kita Muhammad SAW melalui Al-Qur’an dan Hadits Beliau, bagaimana keadaan kematian itu. Yang mana itu semua mampu membuat kita berani menghadapinya. Dan yang anehnya dan ini yang tidak pernah diketahui oleh orang-orang yang tidak memeluk Islam, selama kita mengerjakan semua ibadah-ibadah yang diajarkan dalam Islam dengan baik dan benar, kekayaan itu datang kepada kita tanpa kita perlu bersusah payah mendapatkannya. Kekayaan datang dengan sendirinya. Ini bukan omong kosong. Sudah banyak orang yang merasakan hal itu. Mereka merasa heran koq kekayaan datang sendiri tanpa perlu dicari.

Sungguh beruntung bagi orang-orang yang dilahirkan dalam keadaan muslim. Dan sungguh beruntung pula bagi orang-orang yang segera menjadi muslim. Karena hanya menjadi muslim, dunia dan kekayaan bisa diraih tanpa takut menghadapi kematian.

Namun begitu Islam bukan milik orang muslim semata. Islam itu rahmatan lil ‘alamin yang artinya rahmat bagi sekalian alam. Islam milik semua orang. Islam tidak pernah mengajarkan pemaksaan kehendak. Islam tidak pernah mengajarkan pembunuhan. Islam selalu sesuai dengan akal dan pikiran manusia. Islam selalu sesuai di segala zaman. Islam menjunjung tinggi hak dan kewajiban setiap orang. Islam selalu cocok dengan tabiat dan karakter manusia. Sudah jelas mana yang baik dan buruk itu. Manusia tinggal memilihnya saja.

Oleh karena itu hanya dengan Islam, kekayaan itu akan abadi. Karena dalam Islam, setiap orang diajarkan bagaimana mendapatkan kekayaan dan bagaimana mengelolanya agar selalu bernilai bagi kehidupan manusia. Islam tidak pernah membenci orang kaya. Islam hanya menjaga agar orang-orang kaya tidak melanggar hak-hak orang-orang miskin. Islam juga menjaga agar hak-hak orang-orang kaya tidak dilanggar oleh orang-orang miskin.

Because Islam is the way of life..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s