Memilih dan Membeli Saham

Sebagian orang jika telah mendapatkan uang yang melebihi kebutuhan hidupnya selama 3 tahun (36 bulan), sering bingung mau digunakan untuk apa. Sebelum memilikinya banyak rencana yang begitu mulia. Namun setelah memperolehnya, seluruh niat tadi sirna seiring dengan timbul nafsu belanja yang begitu tinggi.

Ada sebagian orang yang membeli barang-barang yang tidak berguna seperti berlian, mobil, motor sport, jam tangan mewah dan lain-lain. Ada sebagian yang lain digunakan untuk jalan-jalan ke luar negeri atau berfoya-foya. Itu tidak lain hanya untuk menunjukkan kepada saudara, handai tolan, kerabat, kolega dan sahabat bahwa mereka kaya. Padahal semua itu akan tidak bernilai lagi dan hanya menambah hutang setelah beberapa tahun.

Ini lain halnya jika mereka mengalokasikan sebagian uangnya itu untuk berinvestasi. Terutama untuk membeli saham. Ya. Beli saham. Mengapa ? Karena saham adalah surat berharga. Saham ini berharga karena akan bernilai tinggi dengan berjalannya waktu. Tapi ini terjadi hanya jika seseorang itu tahu bagaimana cara beli dan jual yang tepat. Jika tidak ya sama saja seperti jam tangan mewah tadi. Tidak ada nilainya setelah beberapa tahun.

Saham adalah surat bukti kepemilikan modal yang akan diberikan kepada seseorang yang mendirikan sebuah perseroan terbatas. Jadi untuk mendirikan sebuah PT seseorang diwajibkan membuat dan memiliki saham. Seiring berjalannya waktu, jika perusahaan mengalami pertumbuhan dan memiliki keuntungan maka hal itu akan meningkatkan nilai saham yang dimiliki. Karena pemegang sahamnya akan mendapatkan keuntungan atau yang sering dinamakan dengan mendapatkan dividen.

Saham ini akan semakin berharga jika perusahaan itu berhasil menjadi perusahaan publik yang sangat diminati oleh para investor. Karena dalam bursa saham, tempat dimana  perusahaan publik berada, semua orang atau perusahaan akan memperjualbelikannya. Sehingga selisih antara harga saham perdana atau harga saham pertama sekali didaftarkan di bursa dan saham yang terkenal akan mutlak menjadi milik Anda sewaktu ada pembagian dividen.

Timbul pertanyaan, “ Bagaimana caranya memilih dan membeli saham yang bisa mendapatkan imbal hasil yang menarik ?”. Caranya mudah. Yang penting uang yang digunakan untuk hal ini (investasi) telah disisihkan dari kebutuhan dan gaya hidup selama 3 tahun. Ingat 3 tahun (36 bulan). Ini penting sekali untuk diingat. Sebab jika berinvestasi dengan menggunakan uang untuk membiayai kebutuhan hidup selama 3 tahun, maka kegiatan seperti itu hanya membuat kondisi keuangan seseorang hancur berantakan.

Memang benar saham itu berharga dan tidak akan rugi untuk dimiliki. Tapi saham juga akan hancur nilainya jika perusahaan yang mengeluarkan saham itu dikelola oleh anak SD. Apakah Anda mau, uang hasil kerja keras Anda dibuang-buang begitu saja ? Apakah Anda bersedia hidup di jalanan menjadi pengemis ?

Setelah jelas dan tidak mengganggu kebutuhan dan Gaya hidup Anda selama 3 tahun maka Anda bisa memulai untuk memilih dan membeli saham.

Pertama-tama sekali yang Anda lakukan adalah Anda harus mencari tahu informasi yang lengkap tentang perusahaan dimana sahamnya itu akan Anda beli. Ini penting. Sebab ketidaktahuan akan menyebabkan kesalahan memilih saham yang menguntungkan. Tentu ini akan berimbas kepada uang Anda. Yang mana uang Anda akan habis entah kemana. Dan ini juga penting karena Anda akan tahu berapa imbal hasil yang akan Anda peroleh nantinya.

Untuk memperoleh informasi Anda bisa menanyakan kepada manajer investasi Anda, membaca majalah investasi, media massa yang mengulas tentangnya, media internet yang khusus membahas saham perusahaan tersebut dan sebagainya. Biasakanlah bertanya dengan lebih dari satu sumber. Sebab Anda akan lebih mendapatkan informasi yang bermutu jika Anda bertanya kepada dua atau tiga sumber tentang saham yang akan Anda beli. Semua itu harus Anda jalani dan Anda pelajari jika Anda ingin mendapatkan keuntungan di dalam memilih dan membeli saham.

Ingat !!! investor yang sukses bukan investor yang bermain dadu. Tapi investor yang sukses adalah investor yang tahu betul akan investasinya dari A sampai dengan Z. Dalam arti lain investor yang sukses adalah investor yang bisa mengetahui sampai sejauh mana investasinya itu dikelola dengan baik agar bisa meningkatkan nilai tambah dari investasi yang dilakukan.

Ada banyak saham di bursa saham. Ada sekitar 500 saham lebih yang bisa Anda pilih.

Mulai dari perusahaan perkebunan, telekomunikasi, energi, kosmetik, sampai kepada perusahaan investasi. Semua itu dapat menguntungkan Anda dan sekaligus bisa merugikan Anda. Anda bisa pilih dan Anda bisa beli sesuai dengan kemampuan Anda. Namun ya itu tadi. Anda harus jeli di dalam memilih dan membelinya. Jika tidak berarti Anda hanya akan membuang-buang uang. Dan kejelian ini hanya akan Anda peroleh jika Anda telah mengetahui semua informasi yang ada tentang saham yang akan Anda beli.

Sekali lagi. Ingat. semua informasi tentang saham tersebut harus dan wajib Anda dapatkan. Bukan sebagian. Bukan kata orang. Dan bukan juga hanya mengetahui harga sahamnya saja. Sebab manajemen dan pengelolaan perusahaan yang mengeluarkan saham itu menjadi tolak ukur yang sangat berpengaruh atas nilai saham yang dikeluarkannya.

Contohnya begini.

Misalkan Anda ingin membeli saham perusahaan A. Anda tahu harga saham perusahaan A itu Rp 5500 per lembarnya. Lalu karena Anda merasa hebat, Anda langsung saja membelinya. Anda tidak mencari tahu informasi terbaru tentang perusahaan itu. Anda hanya mengikuti saran manajer investasi Anda. Anda mempercayainya begitu saja karena latar belakang pendidikan dan pengalamannya. Padahal setelah diselidiki laporan keuangannya, perusahaan A itu memiliki nilai utang lancar yang sangat besar dibandingkan dengan nilai aset lancarnya. Lalu apa yang terjadi setelah 7 hari kemudian ? 1 bulan kemudian ? Apakah saham Anda untung ? Tidak, bukan ? Bahkan saham Anda bisa jatuh melorot sampai 50 %. Sekarang harga saham itu menjadi Rp 2250. Bagaimana dengan uang Anda ? Apakah bisa kembali ?

Dan ingat.  Laporan keuangan sebuah perusahaan, tidak menjamin bahwa saham perusahaan itu benar-benar menguntungkan. Meskipun laporan itu dikeluarkan oleh kantor akuntan publik ternama, hal itu tidak menjamin bahwa sahamnya akan naik. Sebab ada kemungkinan yang sangat besar bahwa penyajian laporan keuangan yang dibuat, direkayasa menarik sedemikian rupa. Untuk mengantisipasinya, mau tidak mau Anda harus rajin mengunjungi kantor pusatnya. Bila Anda sibuk, Anda bisa mengutus seseorang yang bisa Anda percayainya untuk mengunjunginya. Ini tidak lain untuk memastikan apakah perusahaan itu benar-benar menunjukkan bahwa kondisi keuangan perusahaan itu sesuai dengan laporan keuangan yang disajikan.

Misalkan begini.

Dalam laporan rugi labanya tertulis biaya perusahaan per bulan totalnya mencapai Rp 9 Milyar. Nah jika uang kasnya hanya Rp 1 Milyar dan angsuran kredit utangnya yang jatuh tempo diatas Rp 1 Milyar, apakah mungkin perusahaan itu sanggup menjalankan roda pertumbuhannya ? Jika tidak sanggup, apakah mungkin saham perusahaan tersebut akan naik ? Anda bisa menjawab sendiri. Dan informasi seperti ini jarang terlihat pada laporan keuangannya kecuali Anda sering mengunjungi kantor pusat perusahaannya. Sebab suasana kantor pusat perusahaannya akan menunjukkan apakah benar tidaknya laporan keuangannya itu. Dan masih banyak cara-cara lain.

Oleh karena itu yang penting disini adalah di dalam memilih dan membeli saham tidak cukup hanya dengan mengetahui tempat belinya dan harganya saja. Tapi harus mengetahui informasi yang lengkap tentang perusahaan yang mengeluarkan saham tersebut. Dengan begitu investasi Anda akan aman, Dan bisa menjadi alternatif sumber pembiayaan bagi kesejahteraan hidup Anda.

Mau tahu selanjutnya ? Ikuti terus artikel-artikel berikutnya….stay with us my friends..!!


One thought on “Memilih dan Membeli Saham

  1. [HANYA KOMENTAR CURHAT DARI SEORANG PENGEMBARA]

    Alhamdulillah…
    Pasukan iblis sukses menyesatkan masyarakat, Gembong FreeMason Yahudi dan anteknya berhasil menjajah lahir bathin negeri ini, krisis Inflasi harga kebutuhan pokok meningkat, Penyakit hubungan kelamin merajalela, Korupsi jamaah pejabat menanjak, Jual beli jabatan pemilu berlanjut, Pengurasan sumber daya alam berjalan, Kebodohan berbasis kemiskinan bertambah, dan masih banyak lagi yang semua itu berujung pada pemurtadan rakyat banyak.
    Alhamdulillah…
    Sekarang kita dapat melihat dengan jelas kebobrokan sistem sekular jahiliyah yang selama ini telah kita terapkan dan kita tuhankan, karena kita telah membuang jauh-jauh sistem Islam kaffah ciptaan “Sang Maha Pencipta Sistem” dari kehidupan kita.
    Alhamdulillah…
    Sekarang kita dapat membuktikan kebenaran sabda Nabi Muhammad berikut ini:
    Dari Abdullah bin Umar dia berkata,“Rasulullah SAW menghadapkan wajah ke kami dan bersabda:
    “Wahai golongan Muhajirin, lima perkara apabila kalian mendapat cobaan dengannya, dan aku berlindung kepada Allah semoga kalian tidak mengalaminya;
    1. Tidaklah kekejian menyebar di suatu kaum, kemudian mereka melakukannya dengan terang-terangan kecuali akan tersebar di tengah mereka penyakit Tha’un dan penyakit-penyakit yang belum pernah terjadi terhadap para pendahulu mereka.
    2. Tidaklah mereka mengurangi timbangan dan takaran kecuali mereka akan disiksa dengan kemarau berkepanjangan dan penguasa yang zhalim.
    3. Tidaklah mereka enggan membayar zakat harta-harta mereka kecuali langit akan berhenti meneteskan air untuk mereka, kalau bukan karena hewan-hewan ternak niscaya mereka tidak akan diberi hujan.
    4. Tidaklah mereka melanggar janji Allah dan Rasul-Nya kecuali Allah akan kuasakan atas mereka musuh dari luar mereka dan menguasainya.
    5. Dan tidaklah pemimpin-pemimpin mereka enggan menjalankan hukum-hukum Allah dan tidak menganggap lebih baik apa yang diturunkan Allah, kecuali Allah akan menjadikan saling memerangi di antara mereka.””
    (HR Ibnu Majah nomor 4009, lafal baginya, dan riwayat Al-Bazar dan Al-Baihaqi, shahih lighoirihi menurut Syaikh Al-Albani dalam Shahih At-Targhib wat-Tarhib hadits nomor 1761).
    Sekarang manakah diantaranya yang belum terjadi?
    Masih belum cukup?
    Alhamdulillah…
    Selama generasi kita tidak memurikan tauhid dan tidak menerapkan sistem Islam kaffah (dalam khilafah), maka insyaAllah generasi penerus kita juga dapat langsung membuktikannya juga.
    Alhamdulillah…
    ________________
    “Mengapa Allah akan menyiksamu, jika kamu bersyukur dan beriman? Dan Allah adalah Maha Mensyukuri lagi Maha Mengetahui.” (Q.S. 4:147)
    “Allah-lah yang menjadikan malam untuk kamu supaya kamu beristirahat padanya dan menjadikan siang terang benderang. Sesungguhnya Allah benar-benar mempunyai karunia yang dilimpahkan atas manusia, akan tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur.” (Q.S. 40:61)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s