Barang Bernilai

Saat sekarang ini kita tidak mungkin mudah untuk menghindarkan diri dari banjirnya berbagai barang yang sarat akan teknologi tinggi. Mulai dari mesin cuci rumah tangga sampai kepada telepon seluler multiguna. Ini tidak lain akibat dari arus globalisasi yang semakin gigih menerobos batas-batas ruang dan waktu setiap orang.

penyusutan Kita tidak pernah melewati yang namanya pameran barang berteknologi tinggi. Apakah itu di toko, mall, pasar, supermarket dan tempat-tempat belanja lainnya. Semuanya menawarkan berbagai kemudahan aktivitas kita sehari-hari.

Bagi orang yang memiliki kondisi keuangan yang surplus alias penghasilannya diatas bahkan dua kali biaya hidupnya per bulan mungkin mudah untuk berbelanja. Namun bagi yang orang yang kondisi keuangannya pas pasan alias pas makan pas minum pas rumah dan pas kendaraan, harus memikirkan dua kali untuk melakukan belanja.

Jika dipaksakan juga bukan tidak mungkin orang itu akan mengalami hal yang namanya bangkrut.

Sebagian orang tidak mengetahui bahwa uang yang mereka keluarkan untuk berbelanja barang-barang berteknologi tinggi itu tidak sama nilainya dengan nilai uang setelah mereka menggunakan barang tersebut.

Setelah keluar dari toko atau mall, barang berteknologi tinggi itu jatuh menjadi hampir separuh dari harga pada waktu membelinya. Bahkan jika teknologi atas barang-barang itu berkembang lebih cepat, bisa-bisa barang itu tidak ada nilainya lagi.

Menurut ahli akuntansi, setiap barang itu akan mengalami yang namanya depresiasi atau penyusutan. Penyusutan adalah berkurangnya nilai suatu barang yang disebabkan oleh hal-hal tertentu. Penyusutan ini akan selalu mengiringi setiap barang. Ada 3 hal yang membuat penyusutan itu terjadi. Yaitu fisik, fungsi dan pola penggunaannya.

1. Fisik, fisik adalah kondisi barang itu sendiri. Ada beberapa barang jika sekali atau dua kali digunakan akan menjadi aus atau rusak. Disnilah barang itu akan rendah nilainya.

2. Fungsi, fungsi adalah tren penggunaan barang tersebut. Jika barang itu dibeli tahun 1 maka tahun 2 barang itu akan berbeda nilainya alias menjadi kuno. Jika sudah kuno maka barang itu akan tidak ada nilainya sama sekali.

3. Pola penggunaan, pola penggunaan adalah bagaimana barang itu bisa digunakan. Ada beberapa barang yang jika dipergunakan akan tidak bernilai lagi meskipun kondisi barangnya masih bagus.

Itulah sebabnya melakukan belanja barang berteknologi tinggi bukanlah sesuatu yang bijak bagi seseorang yang ingin mengatur keuangan pribadinya.

Memang tidak bisa dipungkiri bahwa barang-barang berteknologi tinggi itu memang diperlukan. Apalagi bisa mendongkrak penghasilan kita. Ada sebagian pekerjaan yang memang sangat membutuhkan barang berteknologi tinggi. Tapi hal itu bukan berarti kita wajib memilikinya. Terkadang perusahaan tempat kita bekerja akan membelikannya untuk kita jika memang diperlukan. Jadi buat apa kita beli sendiri.

Ada pemikiran sebagian orang yang menganggap bahwa barang berteknologi tinggi itu mampu membuat kita diterima di tengah-tengah pergaulan teman-teman, rekan kerja dan kolega. Sehingga jatidiri kita diakui sebagai orang yang mampu. Padahal ketika kita sudah berhasil masuk ke dalam pergaulan, pergaulan itu tidak membuat penghasilan kita naik tinggi agar bisa membeli barang tadi di kemudian hari.

Lagipula diterima atau tidaknya kita dalam pergaulan tidak ada hubungannya dengan kepemilikan barang itu sendiri. Masih ada faktor-faktor lain yang membuat kita diterima dalam sebuah pergaulan. Meskipun kita berhasil masuk ke dalam pergaulan tidak membuat nilai barang itu menjadi tinggi. Pergaulan kita di dalam komunitas tadi tidak mampu mencapai nilai dari hasil kerja keras kita untuk mendapatkan barang itu.

Namun begitu jarang sekali orang yang mampu mengimbangi emosi yang terus menggila itu. Akhirnya kondisi keuangannya berantakan demi memenuhi rasa dibutuhkan tersebut.

Mau tahu selanjutnya ? Ikuti terus artikel-artikel berikutnya di situs ini……!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s