Apakah NPL = Zakat ? Sebuah Kajian

Sebulan ini hampir semua perusahaan melaporkan kondisi keuangannya. Apakah itu di surat kabar daerah atau pun nasional. Ini tidak lain dalam rangka memenuhi persyaratan untuk membayar pajak pemerintah.

non performing loan Ada sebuah peraturan yang disitu disebutkan bahwa setiap perusahaan wajib melaporkan keuangannya secara terbuka kepada masyarakat. Jika tidak perusahaan-perusahaan itu akan dikenakan sanksi dari pihak otoritas.

Tidak terkecuali perbankan. Perusahaan yang bergerak di bidang jasa keuangan ini tidak juga lepas dari peraturan tadi. Dia juga harus melaporkan kondisi keuangannya.

Ada sebuah fenomena menarik setelah membaca beberapa laporan keuangan perusahaan yang dikenal dengan bank ini. Di dalam laporan keuangannya tercantum NPL. Apa itu ? NPL adalah singkatan dari non performing loan yang memiliki arti kredit yang tidak terselesaikan alias hutang yang tidak bisa dibayar.

Nasabah perbankan yang melakukan peminjaman uang dari bank, yang tidak bisa menyelesaikan kredit atau tidak sanggup membayar kredit akan masuk dalam kategori NPL. Jadi kalau Anda pinjam duit dari bank lalu Anda tidak sanggup membayarnya maka Anda akan digolongkan kepada kategori NPL.

Ada standar yang ditetapkan oleh pihak pengatur perbankan. Pihak otoritas yakni Bank Indonesia membuat standar NPL tidak lebih dari 5%. Ini berarti bank boleh mendapatkan nasabah yang bandel, yang tidak sanggup membayar hutangnya, tidak lebih dari 5% dari total kucuran dana kredit yang dilakukannya. Dengan kata lain setiap bank boleh buang duit 5% dari total dana kucuran kredit.

Pada kenyataannya jarang sekali bank mengalami kredit macet itu lebih dari 5%. Kalau pun ada bank itu sudah tidak memiliki standar organisasi yang terintegrasi dengan baik. Atau bisa saja disebabkan ada anggota pengurus bank yang sudah gila atau tidak tahan lagi mengikuti standar dari Bank Indonesia. Sehingga dia melakukan tindakan pidana seperti melarikan kredit atau tidak mengawasi nasabah yang melarikan kredit. Atau faktor lain. Yang penting kredit yang tidak terselesaikan tadi melebihi 5% dari total dana kucuran kredit.

Sementara zakat adalah penyisihan harta yang dimiliki oleh seseorang yang sudah satu tahun tidak terpakai. Jadi harta yang berlebih dari keperluan. Menurut ulama Islam yang ahli fiqh Islam, zakat dibayarkan setelah melihat syarat dan tahun. Syaratnya harus terpenuhi dan harus sudah melewati waktu satu tahun. Kadar penyisihannya adalah 2,5% dari total harta yang tidak terpakai selama setahun.

Bila Anda mau mencoba untuk mempelajari semua laporan keuangan semua bank maka Anda akan menemukan bahwa kredit yang tidak terselesaikan itu rata-rata 2,5% dari total dana kredit yang dikucurkan. Bisa juga lebih atau bisa juga kurang. Tapi rata-rata tidak jauh dari sekitar 2,5%. Ini membuat sebuah dugaan yang memerlukan kajian kita bersama bahwa ada hubungan yang sangat kuat antara NPL dan Zakat. Bahkan bisa dikatakan bahwa NPL = Zakat atau Zakat itu adalah kredit yang tidak terselesaikan.

Apa yang bisa dipelajari dari kenyataan ini ?

Itu tidak lain adalah Maha Benar Allah SWT yang telah menurunkan hukum-hukum-NYA melalui Al-Qur’an dan Rasul-rasul-Nya. Melalui Petunjuk Al-Qur’an dan Sunnah Rasul-Nya, seakan-akan Allah SWT mengatakan bahwa zakat adalah sesuatu yang tidak akan bisa dielakkan oleh manusia. Setiap uang yang dikumpulkan manusia pasti akan hilang menjadi hal yang tidak berguna sebesar 2,5% dari total dana yang dimilikinya. Hukum ini berlaku kepada siapapun dan apa pun bentuk organisasi yang digelutinya.

Berdasarkan laporan-laporan bank-bank yang melaporkan kondisi keuangannya yang bisa dilihat di beberapa media surat kabar, kita bisa menyimpulkan bahwa Zakat bukanlah sesuatu yang menjadi keinginan untuk membantu sesama saja. Tapi Zakat adalah ketentuan yang diwajibkan guna membantu kita agar terhindar dari bangkrutnya kondisi keuangan.

Mau tahu selanjutnya ? Ikuti terus artikel-artikel selanjutnya…!!!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s