Meminjam Uang di Bank Itu Mudah

meminjam uang di bank Tanpa sengaja ketika saya menaiki angkutan umum, saya mendengar percakapan dua orang wanita. Percakapan mereka kurang lebih seperti dibawah ini :

Wanita 1: Darimana saja kamu. Susah aku mencarinya.

Wanita 2: Aku tidak pergi kemana-mana. Cuma di rumah saja.

Wanita 1: Tapi aku sudah mendatangi rumahmu. Katanya kamu tidak pernah di rumah.

Wanita 2: Siapa bilang ? Aku tidak pergi kemana-mana. Cuma terkadang aku pergi ke rumah tetangga.

Wanita 1: Ya sudah. Terserahlah. Yang penting sekarang aku mau bertanya. Siapa yang mengambil uang saudara aku ?

Wanita 2: Kenapa Anda bertanya kepadaku. Emangnya aku yang mengambilnya ?

Wanita 1: Tapi katanya surat tanah ada dengan kamu. Sekarang katakan kepadaku, dimana surat tanah itu ?

Wanita 2: Surat itu sudah tidak ada lagi padaku. Aku telah mengembalikan kepada yang memilikinya.

Wanita 1: Tapi katanya kamu mengambil uang bank dengan menggadaikan surat tanah itu.

Wanita 2: Siapa bilang ? Jangan mengada-ada. Aku tidak pernah menggadaikan tanah. Apalagi tanah orang lain. Aku juga tidak pernah meminjam uang di bank. Meminjam uang di bank itu kan mengerikan. Kalau tidak sanggup bayar, bisa-bisa rumah disita. Kalau rumah disita, mau tinggal dimana keluargaku.

Wanita 1: Jadi dimana surat tanah itu ?

Wanita 2: Aku tidak tahu. Tanya saja dengan yang punya. Jangan bertanya kepadaku.

Setelah pertanyaan diatas, saya sudah sampai di tempat tujuan. Jadi saya harus turun. Dan saya tidak tahu apa pertanyaan selanjutnya.

Dari percakapan itu saya mengambil kesimpulan sementara bahwa sebagian besar orang takut sekali meminjam uang di bank. Mereka berpikir hanya ketika mereka tidak sanggup membayar maka mereka akan terkena sanksi. Yang mana hal itu memberatkan mereka. Alhasil mereka menjauhi yang namanya bank.

Padahal pada kenyataannya tidak seperti itu. Pihak bank tidak pernah langsung memberikan sanksi sebelum ada beberapa pemberitahuan terlebih dahulu. Dan pemberitahuan itu ada tahapan-tahapannya. Antara yang satu dengan yang lain cukup memakan waktu yang lama. Sehingga kita sebagai peminjam, akan memiliki waktu yang cukup untuk melunasinya.

Jika tidak, sudah banyak bank yang akan tutup. Sebab akan digugat secara hukum oleh sang korban. Namun seperti yang kita lihat bersama. Bank-bank masih kokoh berdiri. Bahkan sudah banyak yang membuka anak perusahaan.

Adalah hal yang aneh kalau kita ingin kaya tapi menjauhi yang namanya bank.

Perlu diketahui disini adalah bank itu diciptakan untuk membuat kita kaya. Hanya dengan berteman dengan bank-lah orang bisa mendapatkan kekayaan.

Kalau Anda tidak percaya, coba tanya saja saudara, teman atau rekan seperjuangan Anda yang sudah kaya dahulu dari Anda. Apakah dia menjauhi bank  ? Tentu tidak, bukan ? Bahkan dia memiliki banyak rekening di bank-bank yang dia buka.

Oleh karena itu datangi, dekati dan pelajarilah bank itu segera. Pelajari cara kerjanya. Kalau perlu pinjam saja uangnya. Jangan takut tidak dikasih.

Paling-paling Anda hanya akan dijelaskan bagaimana cara meminjam uang di bank yang benar. Kan bisa nambah-nambah ilmu pengetahuan tentang bank. Apalagi yang mengajarkannya wanita-wanita cantik. Khan lumayan untuk cuci mata. He…he..he3.

Ingat lho, petugas bank itu, siapapun dia, setiap hari, dibentak-bentak oleh pimpinannya. Hal itu berguna agar pelayanan untuk calon nasabah lebih ditingkatkan alias dia harus melayani siapa pun dengan baik. Sehingga mampu membuat orang tertarik membuka rekening atau meminjam uang.

Karena kalau tidak, darimana mereka bisa membiayai tagihan listrik, air PAM, gaji karyawan dan sebagainya, kalau tidak ada nasabah yang membuka rekening atau yang meminjam. Ntar bisa tutup dong.

Jadi jangan takut-takut dengan bank. Apalagi takut meminjam uang. Justru yang harus Anda takuti adalah kalau bank-bank itu ditutup pemerintah. Sebab kalau hal itu sampai terjadi berarti ekonomi negara Anda sudah berada di ambang kehancuran.

Tolak ukur kemajuan sebuah negara adalah ditentukan dengan dibukanya bank-bank. Semakin banyak orang yang mendirikan bank berarti semakin tinggi pula kemakmuran sebuah negara.

Jika Anda memiliki dana Rp 3 Trilyun, Anda juga bisa mendirikan bank sendiri. Tidak banyak-banyak cuma Rp 3 Trilyun, apakah Anda memilikinya ?

Mau Tahu Selanjutnya ? Ikuti terus artikel-artikel berkutnya…..!!


7 thoughts on “Meminjam Uang di Bank Itu Mudah

  1. ya memang begtiu tapi , saya mempunyai masalah ,saya membutuhkan uang sebesar 5juta rupiah yang saya puya hanya surat tanah, tetepi sayamenggadaikannya ke pegadaian ,lalu tidak di terima,apakah saya harus ke bank?……………….

  2. Bank itu hanya suka orang menabung,,,tapi tidak suka orang meminjam,.karena uang nya akan di gunakan untuk membiayai proyek rekanan dan anak perusahaan atau group nya saja……………..

    1. Sebenarnya bank itu bukan tdk suka dg org yg meminjam. Tapi kdg2 org yg meminjam itu tidak serius meminta pinjaman. Jadi bank ya tdk akan mau memberi uangnya kpd org yg tdk serius. Kita saja tidak mau memberi uang sembarangan kpd anak kita. Apalagi bank..

      1. memang betul bank hanya suka sama yang nabung aja…..saya sudah berkali-kali pinjam uang ke bank ga pernah di acc padahal saya belum pernah kredit apapun

    1. Bung Hendrayati,

      Maaf kalo salah manggil. Maklum namanya membingungkan.

      Trim’s sdh mengungjungi blog dan membaca artikel saya.

      Begini. Sejauh yang saya tahu, biaya kuliah biasanya tidak menjadi salah satu produk pinjaman bank. Bank hanya meminjamkan kepada seseorang atau perusahaan yang bisa mengembalikannya. Atau dengan kata lain ada bisnisnya. Ada uang yang terputar. Sedangkan biaya kuliah biasanya hanya untuk dihabiskan. Bukan untuk diputar kembali. Dan biasanya di-cover dengan beasiswa.

      Namun begitu jika Anda tetap ingin pinjam uang bank untuk biaya kuliah tidak ada masalah selama Anda bisa meyakinkan pihak Bank. Caranya mungkin dengan meng-agunkan aset berharga Anda. Seperti sepeda motor, mobil, rumah atau ruko. Mudah-mudahan dengan cara itu Anda bisa berhasil..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s