Mengapa Harus Membangun Bisnis ?

Beberapa hari yang lalu saya berbicara dengan seorang teman via telepon. Teman saya ini adalah teman sama-sama kuliah di kampus yang sama. Satu jurusan pula. Cuma yang berbeda adalah waktu lulusnya. Dia lebih cepat 1 tahun dari saya.

Kami sudah lama tidak bertemu sejak lulus kuliah dulu. Lebih kurang sekitar 11 tahun. Sehingga pada pembicaraan itu ada banyak hal yang kami bicarakan. Biasalah. Hal itu kami lakukan untuk melepas kerinduan yang begitu lama. Mulai dari masalah pribadi, pekerjaan sampai dengan masa depan.

Kami berbicara ada sekitar 1 jam. Padahal kami merasa berbicara hanya 10 menit saja. Mungkin karena kami sudah lama tidak bertemu.

Dari pembicaraan itu ada sekelumit masalah kecil yang terus kami bicarakan sampai akhir pembicaraan. Masalah itu adalah masalah finansial.

Entah kenapa masalah finansial ini begitu menarik dibicarakan. Mungkin karena masalah ini selalu dihadapi sehari-hari. Padahal kita tahu bersama ada begitu banyak masalah lain, yang juga penting selain masalah finansial. Seperti masalah sikap, keluarga, karir dan sebagainya. Tapi tetap saja masalah finansial saja yang menarik untuk dibicarakan. Hampir di setiap pertemuan saya dengan orang lain selalu saja masalah finansial yang ingin dibicarakan.

Kita kembali ke laptop. Eh ke teman saya tadi.

Teman saya ini telah bekerja di sebuah perusahaan. Dia telah bekerja di perusahaan itu sekitar 5 (lima) tahun. Namun dia tidak bisa menikmati pekerjaan itu. Maksudnya dia tidak puas dengan penghasilan yang diterimanya. Setiap akhir bulan dia selalu saja kekurangan uang. Kebutuhan hidupnya selalu meningkat. Sementara penghasilannya selalu datar-datar saja. Dia mengeluh kepada saya bagaimana hutangnya meningkat dari bulan ke bulan. Bahkan sekarang dia terlilit hutang. Susah rasanya keluar dari hutang tersebut.

Saya terkejut mendengar hutangnya begitu besar. Saya tidak menyangka prestasi yang diperolehnya di kampus dulu tidak bisa direalisasikan dalam kehidupan nyata. Dia gagal mengelola uangnya. Yah namanya orang pintar. Ada kemungkinan, dia tidak mau mendengar saran dan nasehat orang lain. Padahal kota yang kini menjadi daerah domisilinya, banyak orang-orang pintar. Saya dengar orang-orang pintar itu sangat ahli di bidang mengelola keuangan. Aneh juga ya, mengapa dia tidak mendapatkan saran dan nasehat yang bagus dari orang-orang pintar itu.

Setelah mendengar masalah finansial teman saya itu, saya mulai mempelajarinya. Lalu saya mencari solusi dan memberikan saran dan nasehat kecil kepadanya. Mengapa nasehat kecil ? Karena kecil tapi langsung bisa diterapkan lebih baik. Daripada yg besar-besar tapi dia tidak bisa merealisasikannya dalam kehidupannya.

Saya mengatakan kepadanya bahwa dia harus segera membangun bisnis. Apa pun itu. Yang penting bisa menghasilkan uang baginya diluar penghasilan dari pekerjaan saat ini.

MENGAPA ?

Karena bisnis bisa membuatnya mendapatkan penghasilan diluar penghasilannya saat ini.

Karena bisnis bisa membuatnya mampu untuk menyelesaikannya hutang-hutangnya.

Karena bisnis bisa membuatnya terbebas dari kekurangan uang setiap akhir bulannya.

Kalau dia tidak memiliki modal, tidak perlu khawatir. Ada orang lain yang memiliki modal. Dia tinggal menemukan ide dan membuat ide itu menjadi sebuah proposal lalu menjelaskan kepada orang yang memiliki modal itu. Lalu bagi keuntungan 50:50. Selesai.

Kalau pun dia tidak memiliki keahlian, juga tidak perlu khawatir. Dia tinggal menyewa keahlian orang lain dan membagi keuntungan 50:50 dengan orang yang memiliki keahlian tersebut. Selesai.

Akhirnya setelah dia mendengar saran dan nasehat kecil saya, baru dia mulai kedengaran tersenyum dan bergairah untuk segera mengikuti apa yang telah saya sarankan.

Dia mengatakan kepada saya bahwa dia mendapatkan inspirasi dari pembicaraan kami. Dia ingin segera membangun bisnis. Ada ide yang memang sudah ada dalam kepalanya untuk dikeluarkan. Dia mengatakan juga kepada saya bahwa dia sudah tahu apa-apa yang diperlukan untuk membangun bisnis tersebut. Kata-kata saya memicu semangatnya yang telah luntur beberapa bulan lamanya, menjadi berapi-api.

Tertarik dengan artikel-artikel saya ? Ikuti terus perkembangannya di situs ini…!!!

Wassalam…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s