10 Mitos tentang Kanker Payudara

Kanker payudara merupakan penyebab kematian tertinggi kedua pada wanita setelah kanker paru-paru. Belakangan, angka kejadiannya pun meningkat tajam akibat perubahan gaya hidup dan kurangnya perhatian wanita terhadap salah satu organ pentingnya tersebut.

Namun masalah lain yang muncul adalah banyaknya mitos yang beredar tentang penyakit ini dan membuat penderitanya kebingungan hingga frustasi. Masalah ini biasanya dihadapi oleh wanita yang baru saja didiagnosis menderita kanker payudara atau seseorang yang mengkhawatirkan peluangnya untuk terserang penyakit mematikan ini.

Tak perlu keburu takut dulu, simak saja 10 mitos tentang kanker payudara terbesar yang harus diabaikan oleh banyak wanita seperti halnya dilansir darishine, Rabu (9/10/2012) berikut ini.

1. Kanker payudara itu pasti menyebabkan penderitanya meninggal
Dengan ditemukannya berbagai pengobatan baru untuk mengatasi kanker payudara, penyakit ini tak melulu menyebabkan penderitanya meninggal dunia.

Faktanya kian hari kian banyak penderita yang berhasil bertahan dan sembuh dari penyakit ini. Bahkan baru-baru ini diketahui bahwa tingkat keberlangsungan hidup penderita hingga mencapai 10 tahun telah meningkat menjadi 85-90 persen.

2. Wanita yang didiagnosis kanker payudara menurun dari keluarganya
Hanya sekitar 70 persen penderita kanker payudara yang dilaporkan memiliki faktor risiko nol. Hal itu berarti meski di dalam keluarga Anda tak ada yang pernah mengidap penyakit ini, Anda masih berisiko mengalaminya.

3. Hanya wanita tua yang bakal terkena kanker payudara
Sebenarnya kanker payudara dapat menyerang wanita pada usia berapapun. Jika dokter pribadi Anda menganjurkan agar Anda tak terlalu khawatir dengan penyakit ini karena Anda masih terlalu muda, carilah opini kedua, kalau perlu beralihlah ke dokter lain.

Faktanya 25 persen wanita penderita kanker payudara berusia di bawah 50 tahun.

4. Setiap benjolan yang ada di payudara adalah kanker
Saat menemukan benjolan di payudara, jangan keburu takut dan berpikir itu adalah kanker. Bisa jadi itu hanyalah kista, tumor jinak atau bahkan pra-kanker. Tapi apapun itu, usahakan agar benjolan itu di-scan.

5. Saya tak mau makan lemak agar tak terkena kanker
Semua orang tahu jika pemahaman semacam ini adalah salah kaprah. Kalaupun ada solusi cepat yang benar-benar efektif mengatasi kanker payudara semacam ini, bukankah semua orang tentu sudah melakukannya dari dulu-dulu?

6. Mammogram itu menyakitkan
Metode deteksi ini memang tak nyaman dan cukup mengganggu tapi dengan mengatakan bahwa metode ini terasa menyakitkan hanya akan membuat para wanita ketakutan untuk melakukan deteksi yang seharusnya bisa menyelamatkan nyawa mereka.

7. Jika terpapar udara selama operasi maka kanker akan menyebar
Mitos ini sungguh tidak masuk akal padahal ini sama sekali tidak benar. Kanker hanya dapat menyebar jika penderitanya menunda pengobatan karena takut dan percaya pada mitos-mitos konyol semacam ini.

8. Pria tak bisa terkena kanker payudara
Kendati wanita berpeluang lebih tinggi untuk terserang kanker payudara tapi pria tak bisa menghindari risiko penyakit ini.

9. Bra underwire dapat menyebabkan kanker
Ini adalah rumor yang pernah beredar beberapa tahun lalu tapi tak terbukti benar.

10. Wanita yang payudaranya kecil berpeluang lebih kecil untuk terserang kanker
Tak peduli berapapun ukuran payudara Anda, setiap orang bisa saja terserang kanker ini.

Sumber : Detik.com


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s