Tips Merawat Orang Tua Yg Lanjut Usia

gambar-orang-tuaSebelum saya memberitahu bagaimana merawat orangtua yang telah lanjut usia. Perkenankanlah saya memberikan beberapa pandangan mengapa kita harus merawat kedua orangtua kita.

Banyak diantara kita (termasuk saya), tidak pernah menginginkan orangtua yang telah lanjut usia sakit dan membebani hidup kita. Kita inginnya sih orangtua kita sehat dan bisa  terus membimbing kita. Dari kita kecil, menikah, punya anak sampai kita meninggal.

Namun keinginan itu tidaklah mudah untuk dicapai. Mengingat usia kedua orangtua kita itu yg tidak mungkin muda selalu. Sehingga utk terus membimbing kita mengarungi kehidupan ini tidaklah mungkin. Ada saatnya mereka harus berhenti. Dan ketika itu terjadi, mau tidak mau, suka atau tidak suka,  kita sebagai anaknya, harus mengambil alih tugas sebagai pembimbing tadi. Yang lebih sedih lagi ketika ajalnya diambil Allah SWT saat kita kecil. Mau bagaimana. Jadi kita harus bersyukur jika orangtua kita masih ada saat kita sudah beranjak dewasa. Sehingga kita bisa mengambil alih tugas itu.

Sebagai anak, kita harus mampu menggantikan posisi yang ditinggal oleh orangtua kita itu. Kitalah yang harus membimbing mereka sampai mereka meninggal dunia. Dan itu tidak boleh kita anggap sebagai beban. Kita tidak boleh menganggap merawat dan membimbing kedua orangtua kita sebagai beban. Itu harus dianggap sebagai kewajiban. Sehingga kita tidak pernah berat di dalam melakukannya.

Orangtua yang telah membesarkan dan mendidik kita sudah sepantasnya mendapatkan perlakuan yang baik dari kita. Sebab mereka telah bersusah payah merawat dan menjaga kita dari hal-hal yang mencelakakan kita pada waktu kita masih kecil. Cobalah Anda ingat-ingat sewaktu Anda kecil, tatkala di malam hari, Anda sedang dilanda kesusahan, siapa yang menghibur dan menenangkan Anda. Apakah pasangan Anda ? Apakah guru atau dosen Anda tempat menempuh pendidikan ? Atau bos Anda yang Anda bekerja untuknya saat ini ?

Jawaban pertanyaan-pertanyaan itu pasti menjurus kepada orangtua Anda. Ya. Saya yakin. Saya yakin sekali pasti jawabannya kedua orangtua Anda. Jika ada jawaban lain mungkin itu sedikit sekali. Rata-rata pasti menjawab kedua orangtua.

Kedua orangtua Anda lah yang melakukannya. Merekalah yang dari pagi sampai malam hari terus menerus memikirkan tentang Anda. Apakah Anda itu cukup makanannya, minumannya, bersih pakaiannya, bebas dari penyakit berbahaya dan hal-hal yang membahayakan keselamatan hidup Anda. Merekalah yang berusaha berpikir keras untuk terus menjaga keselamatan Anda. Mereka tidak pernah mengeluh barang sedikitpun. Meskipun menurut pemikiran akal sehat mereka, badan mereka itu sudah luar biasa lelahnya. Tapi tetap saja mereka melakukannya. Tidak peduli hal itu mengancam kesehatan mereka. Mereka hanya ingin melihat seraut senyum diwajah anak-anak mereka.

Walaupun ada juga diantara kita yang tidak pernah merasakan hal tersebut. Namun hal itu janganlah membuat kita membalas dengan tidak mempedulikannya. Ini bisa menjadi malapetaka. Sudah banyak peristiwa masa lampau yang menceritakan bagaimana seorang anak hancur masa depannya hanya karena dia durhaka kepada orangtuanya.

Orangtua, yakni ayah dan ibu kita, sangatlah menginginkan kita sebagai anak, tatkala mereka lanjut usia, mau dan bersedia memperhatikan mereka. Mereka tidak pernah menginginkan uang dan fasilitas mewah. Yang mereka inginkan hanyalah perhatian. Itu saja. Memang benar uang dan fasilitas mewah sangatlah membuat mereka takjub dan bangga kepada kita anaknya. Namun apalah itu artinya ketika uang dan fasilitas itu hanya untuk menghindari mereka dari anaknya. Apalagi jauh dari perhatian untuk mereka.

Saya pernah mendengar cerita, dan melihat dengan mata kepala saya sendiri, betapa sedihnya melihat orangtua seseorang yang ditinggal pergi oleh anaknya. Padahal anaknya itu mampu untuk tinggal dan merawat kedua orangtuanya tersebut. Namun sangat disayangkan. Kedua orangtuanya itu hanya dibelikan rumah dan fasilitas mewah oleh anaknya. Kemudian ditinggal pergi.

Orangtuanya sedih sekali ketika rumah dan fasilitas mewah tersebut hanya dinikmati mereka berdua saja. Tidak dengan anak-anaknya. Bahkan yang lebih sedihnya lagi, tatkala mereka menelepon anaknya itu, supaya mereka sesekali pulang melihat kedua orangtuanya itu,  anaknya dengan enteng mengatakan dia sedang sibuk bekerja. Belum sempat ada waktu untuk mengunjungi. Alangkah sedihnya orangtua itu. Saya hampir menangis begitu mendengar cerita tersebut. Ingin rasanya saya memarahi anaknya itu. Tapi Saya dilarang oleh orangtua mereka. Sehingga niat saya itu menjadi terhenti.

Itulah sekelumit pandangan mengapa kita harus merawat kedua orangtua kita yang telah lanjut usia. Mudah-mudahan Anda bisa mengambil hikmahnya. Bagi yang sedang merawat kedua orangtuanya, saya ucapkan teruslah bekerja tanpa pamrih. Ingatlah perbuatan Anda itu akan Anda petik hikmahnya di kemudian hari. Bagi yang belum melakukannya, saya ingatkan Anda untuk segera melakukannya. Jangan sampai nanti Anda menyesal dan menangis, sewaktu Anda melihat kedua orangtua Anda meninggal di pangkuan Anda. Itu sangat membuat Anda syok. Anda akan sangat menyesal seumur hidup dan akan teringat-ingat sepanjang hidup Anda.

Baiklah pembaca, kita sampai kepada inti artikel ini. Saya yakin Anda sudah tidak sabar untuk mengetahuinya. Berikut ini ada beberapa tips di dalam merawat kedua orangtua Anda baik itu Ayah Anda ataupun Ibu Anda. Tips-tips itu berdasarkan pengalaman saya pribadi. Semoga bermanfaat…!!

  1. Mindset atau Cara Berpikir. Anda jangan pernah berpikir bahwa orangtua Anda itu adalah orang lain atau siapa. Anda harus berpikir bahwa kedua orangtua Anda itu adalah belahan jiwa Anda. Sebagian nafas Anda. Jika tidak, Anda akan berat untuk merawat mereka. Anda akan putus asa di dalam menghadapi berbagai persoalan nantinya. Karena nanti akan ada hal-hal yang membuat Anda patah semangat.
  2. Biaya. Memang hal inilah yang paling sulit untuk kita sediakan. Dan hal ini pula yang membuat beberapa anak enggan merawat kedua orangtuanya. Selain biayanya cukup besar, juga biayanya terus bertambah dan tidak jelas. Saya merasakannya sendiri. Sebab bukan sedikit kebutuhan yang harus kita alokasikan. Untuk makan dan minum, Untuk pakaian, Untuk Pendidikan. Jika sudah berkeluarga, Untuk istri, Untuk anak, Untuk Pendidikan Anak dan lain sebagainya. Sehingga jika salah dalam pengalokasiannya, bisa-bisa bangkrut dan tidur di jalanan. Namun satu hal yang perlu Anda ingat, Allah SWT tidak pernah memberikan cobaan kepada Anda diluar kesanggupan Anda. Pasti, pasti dan pasti ada jalan keluarnya. Akan ada saja rezeki yang tidak terduga yang akan Anda terima jika Anda ikhlas merawat dan membimbing kedua orangtua Anda. Saya bukan berkata omong kosong. Tapi Saya mengalaminya sendiri. Ada begitu banyak keajaiban rezeki ketika Saya merawat dan membimbing kedua orangtua Saya. Entah itu promosi, Peluang Usaha baru dan murah, Uang tips entah dari mana asalnya, kemudahan bekerja, kemudahan setiap urusan dan memperoleh bantuan keuangan, dan lain sebagainya. Begitu pula dengan Anda. Jangan takut miskin ketika Anda mengalokasikan uang Anda untuk merawat dan menjaga kedua orangtua Anda. Percayalah akan ada dan pasti ada keajaiban rezeki yang akan datang menghampiri Anda. Insya Allah…
  3. Peralatan. Seperti dalam perang, Anda juga harus menyiapkan beberapa peralatan yang memadai. Anda harus menginvestasikan uang Anda untuk membeli peralatan yang digunakan untuk merawat kedua orangtua Anda. Sebab tidak mungkin Anda merawat tanpa peralatan. Itu bisa membahayakan jiwa Anda. Anda harus menyiapkan peralatan seperti (saran saya. bila kurang lengkap Anda bisa menambahkannya sendiri.) : mesin cuci, tempat tidur yang bagus (kalo bisa spring bed), kain perlak halus, popok, sprei, baju ganti, celana ganti, sarung, kain polos yang lembut (bagi perempuan ditambah pakaian lain secukupnya), sisir, bedak, perban, plester, kapas, tisu, gunting kertas, gunting kuku, koran, ember, obat luka, cairan antiseptikmangkok aluminium, dan peralatan lainnya yang mungkin bisa Anda digunakan. Itu semua hanya saran dari saya saja. Anda bisa menambah peralatan lain.
  4. Stamina. Ini penting. Buat apa Anda merawat kedua orangtua Anda tapi Anda juga sakit. Khan sia-sia. Sebaiknya Anda tidur minimal 4 jam. Memang sulit untuk tidur. Tapi jika Anda mampu tidur dengan mimpi, itu sebenarnya sudah cukup. Anggap saja Anda sedang latihan masuk Kopasus..he..he2
  5. Waktu. Anda harus mengatur waktu Anda di dalam merawat dan menjaga kedua orangtua Anda. Memang pada awalnya mungkin Anda stres. Waktu Anda untuk kegiatan Anda yang lain saja sudah full. Bagaimana mungkin bisa menyediakan waktu untuk merawat kedua orangtua. Tapi percayalah tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini. Jika mindset Anda positif dan ikhlas merawat kedua orangtua Anda, Anda akan mendapatkan jalan keluarnya. Dan jika sudah rutin, Anda akan mudah dan santai melakukannya. Ingat !!! Otak Anda sangat canggih. Otak Anda akan membantu Anda didalam menyelesaikan semua persoalan. Kuncinya banyak membaca dan bertanya. Alhamdulillah.
  6. Makanan. Makanan yang akan Anda sajikan untuk kedua orangtua Anda haruslah terukur dan baik. Terukur disini berarti terukur kadar dan gizinya. Sedangkan baik berarti sehat dan higienis di dalam penyajiannya. Orangtua lanjut usia membutuhkan nutrisi yang lebih besar dari Anda. Sebab kinerja organ tubuh mereka sudah mulai menurun. Jadi harus dibantu dengan suplemen dari luar. Seperti Buah-buahan. Porsinya harus lebih besar dari Anda. Bisa juga ditambah dengan kacang-kacangan. Karena nutrisi kacang-kacangan sangat penting untuk orangtua lanjut usia. Pemberian nasi juga harus mulai dikurangi. Berilah bubur agar pencernaan tubuh kedua orangtua Anda bisa mengolahnya.
  7. Tenaga Ahli. Kesehatan ini apalagi kesehatan orangtua selalu mengalami perkembangan. Dan hal itu tidak terlepas dari peranan tenaga ahli. Seperti tabib, dokter, perawat, bidan, atau orang-orang yang memang ahli dan berpengalaman di dalam merawat orangtua lanjut usia. Memang sih di internet ada banyak artikel yang mendukung. Akan tetapi walau bagaimana pun canggihnya internet tetap saja butuh dokter atau orang yg ahli. Merekalah yang memang memiliki ilmu yang cukup untuk membantu Anda di dalam merawat kedua orangtua Anda. Saran mereka sangat berguna sekali jika terjadi hal-hal yang membahayakan nyawa kedua orangtua Anda. So..my friend catatlah nomor HP dokter, telepon RS, bidan, perawat, dan semua telepon tenaga ahli kesehatan yang berada di sekitar tempat tinggal Anda di sebuah buku yang mudah Anda raih. Sehingga Anda tidak kelimpungan jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Demikian beberapa tips dari saya. Saya mendo’akan kepada Anda semoga orangtua Anda selalu sehat wal afiat. Dan mudah-mudahan, ketika ajalnya tiba nanti, ketika Allah SWT mengambil nyawa mereka, mereka tersenyum karena sudah merasa senang telah dirawat oleh anak tercintanya. Anak yang telah berbakti kepada mereka tanpa mereka memintanya…

Wassalam…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s