Burung Gereja, Dari Halaman Rumah Ke Bisnis Jutaan

download (2)Siapa yang gk tahu burung yang satu ini. Burung yang selalu hinggap di sudut-sudut rumah ini memang banyak berkeliaran di sekitar rumah. Entah kenapa burung ini datang. Apa mungkin karena pemilik rumah orang baik. Atau memang habitatnya.

Yah, kalau yang pertama sih kayaknya gk mungkin. Karena banyak juga penjahat yang didatangi burung gereja di rumahnya.

Yang lebih tepat adalah yang kedua. Memang habitatnya di tempat-tempat orang yang rumahnya tinggi-tinggi. Apalagi sang pemilik rumah sering membuang sisa-sisa nasi yang sudah tidak enak lagi dimakan. Disitulah burung-burung ini mulai berdatangan ke rumah tersebut. Saya mengalaminya sendiri.

Burung-burung gereja itu hinggap di setiap sudut rumah saya. Pusing Saya dibuatnya. Soalnya ranting-ranting sangkarnya habis berserakan dimana-mana. Jadi kudu dibersihkan setiap hari. Huh..!! Rasanya pengen ambil senapan angin, Saya tembak tuh burung semuanya. Selesai perkara.

imagesTapi Saya berpikir sejenak, kalau Saya tembak nanti datang- datang lagi, khan bisa tekor juga. Peluru kan gk murah-murah amat. Ya sudah, gimana kalo diternak lalu dijual. Kan lumayan buat nambah-nambah uang saku. (Biasalah pikiran pengusaha He..he2.) Lumayan capek sih nge bersihin rumah. Namun setelah Saya pikir matang-matang. Kayaknya bisa di duit-in ne.

Saya lalu ingat bahwa di internet biasanya ad ayang nge jual burung. Saya lalu mengakses internet kira-kira apa nilai ekonomis dari burung gereja ini. Eh..Ternyata Pemirsa. Saya menemukan di sebuah situs internet bahwa Burung Gereja ini jika dilatih dan mampu berkicau bisa dihargai Rp 1,5juta/ekor.

Bayangkan Pemirsa Rp 1.500.000,- per ekor ? Wah per ekor Pemirsa. Jika dikali 100 bisa Rp 150juta juga. Ternyata ada juga nilai ekonomisnya Pemirsa. Padahal kan di pasar burung, burung gereja ini tidak ada yang berminat. Ups..ini rahasia Pemirsa…

Saya lalu mengajak teman satu desa untuk bekerjasama. Maklum Saya awam masalah burung. Sedangkan teman Saya itu Dia ahli burung. Jadi Saya harus mengajaknya. Eh Ternyata gayung bersambut. Dia mau bekerjasama dengan Saya Pemirsa. Akhirnya jadi juga bisnis baru Saya ne.

Dari fenomena ini Saya mengambil kesimpulan bahwa peluang bisnis itu ada dimana-mana. Dan itu tidak lari kemana. Selama pikiran kita positif dan terus berusaha, ada saja peluang bisnis yang mungkin bisa merubah hidup Anda. Dan itu bisa di depan rumah Anda sendiri. Percayalah…!!

Sekian dulu ya Pemirsa. Soalnya sudah ada Burung Gereja yang nangkring di atas Komputer ne. Bye…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s