Einstein Itu Gk Jenius

Setiap orang termasuk Anda, dilahirkan untuk menjadi jenius. Ini sudah dibuktikan oleh dunia medis. Telah diteliti bahwa setiap orang memiliki sel dalam otaknya berjumlah lebih dari 100 trilyun sel. Setiap sel itu mampu menyimpan 10000 informasi. Anda bisa membayangkannya sendiri bagaimana menjadi jenius itu tidaklah sesuatu yang sulit.

Semasa masih di sekolah dasar dulu, Saya pernah melihat seorang teman sekelas Saya. Dia itu pintar sekali. Semua pelajaran dengan mudahnya dia kuasai. Saya heran kenapa teman Saya itu bisa begitu pintar. Apa karena orangtuanya pintar. Atau apakah karena memang dia dilahirkan menjadi orang pintar. Pertanyaan-pertanyaan itu selalu terngiang-ngiang dalam pikiran Saya.

Seiring waktu dan berbagai buku Saya baca, Saya menemukan bahwa teman Saya itu bukan seseorang yang unik atau jenius atau orang aneh. Ternyata dia hanya manusia biasa. Sama seperti Saya dan Anda. Dia hanya memaksimalkan apa yang dimiliknya. Dia tahu berapa kadar kapasitas otaknya. Dia memaksa kapasitas otaknya untuk memberikan sesuatu yang bisa memberikan prestasi bagi kehidupannya. Ini dibuktikan dengan betapa disiplinnya dia membentuk dirinya.

Saya pelajari, ternyata setiap hari, dia mengalokasikan setiap menit waktu yang dimilikinya, untuk menambah ilmu pengetahuan dan wawasannya. Waktunya tidak ada yang terbuang sia-sia. Bahkan ketika kami teman-temannya mau berkunjung ke rumahnya, harus menunggu waktu yang tepat, yang dia tidak sedang sibuk membaca dan belajar. Luar biasa, bukan. Itulah sebabnya dia selalu mendapatkan nilai tinggi pada setiap pelajaran. Selalu juara kelas.

Apa yang bisa kita ambil pelajaran dari teman Saya itu. Pelajarannya adalah semua orang termasuk Saya dan Anda dilahirkan sebagai orang jenius dan pintar. Semua orang. Apa pun warna kulitnya. Apa pun suku bangsa yang dimilikinya. Yang membedakannya hanyalah pikiran dan kebiasaan. Bagaimana dia mengisi pikiran-pikirannya. Dan bagaimana dia membentuk kebiasaannya sehari-hari.

Untuk menjadi orang jenius, Anda harus memberikan input atau masukan informasi kepada otak Anda, beberapa hal ihwal tentang ilmu pengetahuan seluas mungkin dan sebanyak mungkin. Jangan dipilih dipilih. Ini penting.

Sebab ada sebagian orang, yang ingin menjadi pintar dan jenius, namun dia tidak rajin membaca dan mendengar ilmu pengetahuan. Bahkan dia malas. Jadi bagaimana mungkin otaknya bekerja, jika tidak ada input atau masukan informasi yang diterimanya.

Sementara itu ada juga orang yang mengeluh kepada Saya, kenapa dia tidak pintar-pintar. Padahal sudah banyak buku ilmu pengetahuan yang dibacanya.

Saya katakan kepadanya bahwa Anda bukan tidak pintar tapi Anda tidak suka atas apa yang Anda baca. Buktinya, coba Anda diminta uang Rp 1000 dari 10 lembar uang Rp 10000 yang Anda punya. Kenapa Anda tahu dan bisa menyerahkan uang Rp 1000. Kenapa Anda tidak menyerahkan Rp 10000. Kenapa ?

Saya jawab itu karena Anda suka dengan uang. Bukan Anda saja, Saya juga suka uang. He..he..he2.

Dengan rasa suka itu otak Anda mudah menerima input atau masukan informasi tentangnya. Dengan rasa suka itu, otak Anda mampu mengolah informasi tentang uang. Itulah sebabnya Anda termasuk Saya, sangat lihai kalau dalam masalah uang.

Begitu pula dengan hal ihwal apa pun di dunia ini. Jika kita ingin mengetahui sesuatu, yang pertama sekali yang harus kita lakukan adalah kita harus suka dengan apa yang ingin kita ketahui. Kalau perlu, kita bisa membubuhi rasa cinta didalamnya. Karena rasa suka dan cinta tersebut, membuka semua pintu-pintu gudang otak yang siap menerima segala informasi. Jika ini terjadi, menjadi orang jenius dan pintar di muka bumi ini, bukanlah sesuatu yang aneh. Percayalah.

Itu bukan omong kosong. Itu didukung oleh beberapa penelitian. Menurut penelitian ahli tentang otak, otak kita tidak bisa sembarangan menerima informasi. Otak kita hanya menerima informasi yang kita sukai. Dan pelu Anda ketahui bahwa perasaan atau emosi sangat mempengaruhi otak kita untuk mengolah informasi yang diterima. Demikian. Mudah-mudahan bermanfaat.

Salam Sukses dari Saya, M.Yasir Arafat


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s