BBM terus disubsidi, Pemerintah bunuh diri

Beberapa waktu yang lalu, Saya jalan-jalan di seputaran kota. Tatkala Saya berhenti untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM) kendaraan Saya, Saya melihat ada beberapa peristiwa yang aneh. Saya melihat ada banyak SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) mengalami kekosongan solar. Entah apa yang terjadi. Dugaan Saya pemerintah sedang membatasi penggunaan solar. Untuk apa ?

Saya menduga pemerintah sedang mengupayakan cara untuk menghemat anggaran. Demi menghindari kekacauan, dibuatlah pembatasan dahulu. Jika tidak ada gejolak masyarakat, mungkin akan digunakan cara lain lagi.

Apakah Anda tahu bahwa solar termasuk bahan bakar yang disubsidi pemerintah ? Kalau Saya tidak salah, harga pasar dunia untuk minyak solar adalah Rp 11000 per liter. Sementara harga yang dijual kepada rakyat Indonesia sebesar Rp 5500. Berarti ada Rp 5500 per liter yang disubsidi pemerintah.

Jika cuma 100ribu liter saja sih mungkin pemerintah tidak terlalu bingung. Namun ini ada 48 juta kilo liter atau 48 milyar liter per tahun yang harus disubsidi. Coba bayangkan ada sekian ratus trilyun rupiah setiap tahun yang harus dikeluarkan Pemerintah Indonesia hanya untuk subsidi bahan bakar minyak.

Pemilik pabrik kendaraan sih tenang-tenang aja karena duitnya sudah mengalir ke rekening pribadinya ketika kendaraan tersebut terjual. Namun bagaimana dengan nasib pembeli seperti Saya. Apakah dia bisa nyaman menggunakan kendaraannya, sementara bahan bakarnya tidak ada. Menjadi pertanyaan besar tentunya.

Itulah sebabnya Saya selalu menyarankan kepada pembaca atau teman-teman Saya, untuk tidak selalu puas dengan setiap keadaan. Untuk selalu waspada dengan segala peristiwa. Setiap hal bisa saja terjadi. Itulah sebabnya Saya selalu menyarankan Anda untuk berbisnis. Untuk memiliki usaha sendiri. Kenapa ?

Karena bisnis bisa menutupi biaya hidup seseorang. Bisnis bisa menambah penghasilan diluar penghasilan tetap Anda. Terutama ketika terjadi hal-hal seperti diatas. Bisnis Anda bisa membantu menutupinya. Terserah bisnis apa saja. Apakah itu jual sisir atau kapal tanker. Yang penting bisa menghasilkan uang diatas rata-rata biaya hidup Anda.

Gk punya modal ? Gk punya skill ? Gk punya pengalaman ?

Gk usah mikir terlalu ribet. Kalau Anda tidak punya modal, join aja ama yg punya modal, untungnya bagi dua.

Kalau Anda tidak memiliki skill atau pengalaman, Anda bisa membagi hasil dengan orang yang punya skill dan berpengalaman. Kalau profit, bagi hasil.

Mudah, bukan ?

Jadi STOP buat alasan. Kalau buat alasan, anak kecil juga bisa. Anda kan sudah dewasa. Masa mau disamakan dengan anak kecil sih ?

Kalau Anda juga masih bingung, telepon Saya aja. Nanti bisa Saya jelasin caranya. Tapi tunggu dulu, Saya tidak mau ama orang yg suka gratisan ya. Soalnya kalo gratisan, itu bukan orang sukses namanya, Tapi pemalas. Soalnya kencing aja bayar Rp 1000. Masa ilmu untuk berbisnis gratis. Yang bener aja.

Namun kalo masih ngotot pengen yg gratisan, ya datangin aja tuh pemerintah. Banyak tuh disana yg gratisan. Tapi Saya gk jamin bakal dapet. Soalnya ada jutaan orang yang sedang menginginkan hal yang sama. Jadi kayaknya gk bakalan dapet dalam waktu dekat. Salam….


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s