Penyakit Ketakutan Kekurangan Uang

Sebagian orang tidak tahu apa sebab utama penyakit itu timbul. Saya juga berpikir hal yang sama. Alhamdulillah Saya bukannya orang yang santai-santai saja ketika menghadapi sebuah ketidaktahuan. Saya tidak suka ketidaktahuan. Apa pun itu. Saya harus tahu segala permasalahan yang ada. Keingintahuan Saya sangat tinggi. Saya ingin tahu apa pun. Termasuk tentang penyakit.

Saya ingin tahu apa sih penyebab penyakit itu. Apa sih yang menyebabkan seseorang terserang berbagai penyakit. Kalau penyebab utamanya adalah kekurangan vitamin dan gizi, Saya kayaknya kurang percaya. Soalnya Saya melihat dengan mata kepala Saya sendiri, banyak anak-anak orang miskin, berenang di air lumpur, mereka sehat-sehat aja koq. Padahal kan mereka makannya cuma nasi ama telur doang. Sementara ada anak orang kaya, makannnya penuh vitamin dan gizi, susu setiap hari, tapi koq ketika tercebur di got atau kena air hujan, mereka langsung saja demam, sakit flu dan sebagainya. Why ? Is there anything that I don’t know ?

Kalau Saya pelajari beberapa saudara dan teman Saya yang sakit, Saya mendapatkan mereka itu bukan kekurangan vitamin dan gizi. Mereka itu sebelumnya memiliki masalah pribadi. Apakah itu masalah keluarga, sosial, mental atau keuangan. Sekitar itu deh. Entah itu benar atau tidak, tapi kayaknya ada kemungkinan besar seperti itu. Saya terus saja menyelidiki, sampai Saya menemukan apa jawaban atas semua penyakit itu.

Ternyata benar pemirsa. Memang sebelumnya (sewaktu mereka sehat wal afiat) mereka mengalami masalah pribadi. Karena ada masalah itulah kesehatan mereka terganggu sehingga berujung kepada terjangkitnya beberapa penyakit. Yang paling utama dari semua masalah itu adalah ketakutan kekurangan uang. Ini masalah yang paling sering Saya dapatkan tatkala berdiskusi dengan mereka.

Ketakutan kekurangan uang memang bukan masalah saudara atau teman Saya saja. Ketakutan kekurangan uang adalah masalah kehidupan banyak orang. People’s problem’s all over the world. Mereka mungkin berpikir bahwa dengan kekurangan uang, mereka tidak bisa lagi membeli makanan pokok dan tidak lagi bisa melanjutkan aktivitas. Dan yang paling mengerikan lagi adalah mereka berpikir bahwa dengan mengalami kekurangan uang, ada kemungkinan besar mereka akan mengalami kematian. Sungguh sebuah pemikiran yang sangat menakutkan sekali. Mereka membunuh diri dalam pikiran mereka sendiri, sebelum kejadiannya benar-benar terjadi.

Alhamdulillah Saya dididik oleh Ayah Saya untuk rajin membaca buku. Buku apa saja. Bidang apa saja. Termasuk artikel di internet. Saya bersyukur dengan penemuan internet. Sebab dengan adanya internet, tulisan penting seorang ilmuwan di ujung dunia sana, bisa kita baca di rumah kita masing-masing disini, tanpa harus membeli bukunya dan menghadiri kuliahnya di belahan bumi bagian sana. Thank’s to Tim Berners Lee. Founder the internet.

Beberapa waktu yang lalu, Saya membaca di internet, sebuah artikel di sebuah blog milik seseorang. Dalam artikel tersebut ditulis tentang adanya hubungan yang sangat erat antara kebahagiaan dengan sistem kekebalan tubuh. Hubungannya begini.

Ketika seseorang itu bahagia, di dalam otaknya, keluar sebuah hormon yang dinamakan ilmuwan dengan hormon endorfin. Disini Saya tidak membahas apa itu hormon. Jika Anda ingin tahu lebih lanjut tentang hormon, Anda bisa membaca literatur tentang hormon di wikipedia atau situs ensikolopedia internet lainnya.

Apa itu hormon endorfin ? Secara sederhana, pengertian hormon endorfin adalah hormon yang dikeluarkan oleh otak tatkala seseorang itu sedang berbahagia. Happiness field creation. Kebahagiaan itu bisa macam-macam. Apakah itu sedang dapat penghargaan, dapat rangking 1, jatuh cinta, dapat rezeki nomplok, dapat hadiah, dapat pekerjaan baru, dapat mobil baru, dapat rumah baru, dapat jabatan baru, dapat gadget baru, dapat baju baru, dapat anak baru dan sebagainya. Yang penting membuat seseorang itu senang dan bahagia. Ketika itulah otak akan melepaskan hormon endorfin. Ini kata ilmuwan lho. Bukan kata Saya.

Menurut ilmuwan, hormon endorfin ini akan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Jika sistem kekebalan tubuh meningkat maka semua sel-sel pembawa penyakit akan dihajar dengan pasukan khusus pembasmi. Kayak Kopasus gitu. Makanya anak-anak orang miskin diatas tidak akan sakit karena mereka suka dengan hal-hal yang berbau lumpur dan air hujan. Kesenangan mereka akan menghalangi penyakit menggerogoti tubuh mereka.

Ini berbeda dengan anak-anak dari kalangan orang kaya. Dimana vitamin dan gizi mereka lengkap. Namun karena adanya perkataan dari orangtua mereka bahwa kalau main lumpur atau kena air hujan akan sakit, maka pikiran mereka akan terbentuk menjadi sebuah pola pikir. Pola pikir negatif ini menyebabkan mereka cemas dan takut. Cemas dan takut inilah yang akan membuat sistem kekebalan tubuh mereka menurun. Maka ketika itulah sel-sel penyakit mulai menggerogoti kesehatan mereka.

Dari kejadian itu, Saya mengambil kesimpulan sementara bahwa sebagian besar orang terserang penyakit karena cemas dan rasa takut ini. Tapi Saya tidak mudah percaya kesimpulan ini karena Saya belum menemukan bukti ilmiah. Atau penelitian ilmiah. Saya harus terus mencari dan mempelajari, untuk membuktikannya.

Akhirnya Saya menemukan lagi bukti baru. Dalam buku yang berjudul Shalat Tahajud yang dikarang oleh M. Sholeh, Saya menemukan kesimpulan Saya ada benarnya. Bapak M. Sholeh ini memperoleh gelar DOKTOR-nya. Strata tiga untuk gelar pendidikan tinggi di universitas.  Beliau melakukan penelitian tentang psikoneuroimmunologi. Psikoneuroimmunologi adalah ilmu yang mempelajari tentang hubungan antara pikiran, kejiwaan, biologi dan sistem kekebalan tubuh.

Dalam buku tersebut, beliau menulis bahwa ada kaitan erat antara ketenangan pikiran dan penyakit. Jika seseorang itu mengalami ketenangan pikiran maka penyakit tidak akan mudah berkembang biak. Namun ketika seseorang itu mengalami kecemasan, rasa khawatir, takut dan sebagainya maka penyakit akan mudah menggerogoti.

Dari penelitian Bapak M. Sholeh diatas, Saya jadi semakin yakin dengan kesimpulan Saya sebelumnya diatas. Saya yakin bahwa ketika kita berbahagia maka semua penyakit tidak akan mudah berkembang biak di dalam tubuh kita. Ketika kita menjaga pikiran ini tetap tenang maka sel-sel penyakit tidak akan mudah lalu lalang di dalam tubuh kita.

Oleh karena itu Saya mengajak kepada pembaca untuk menjaga pikiran Anda agar tetap tenang, meskipun semua masalah datang ke kehidupan Anda. Sehebat atau sebesar apa pun masalah itu. Percayalah setiap masalah itu bukan sesuatu hal yang buruk. Anggaplah masalah itu adalah sebuah ujian kenaikan kelas bagi kehidupan Anda. Sama seperti sewaktu Anda sekolah dahulu. Terutama masalah ketakutan kekurangan uang tadi.

Saya akui masalah ketakutan kekurangan uang bukanlah masalah sepele. Saya berkata demikian karena Saya juga mengalaminya. Akan tetapi bukan berarti, karena itu sebuah masalah besar, kita menjadi takut bergerak, takut bertindak, takut mengambil keputusan, takut ini, dan takut itu. Saya rasa kita ini manusia yang dianugerahi Otak yang sangat canggih. Saya rasa rugi sekali, hanya karena masalah kita jadi turun derajat. Menjadi seorang pengecut.

Justru itu mungkin membawa sebuah peluang spektakuler bagi Anda. Membawa peluang penghasilan baru. Saya sudah pernah menceritakan ini pada artikel Saya sebelumnya di blog ini. Bukankah saudara-saudara atau teman-teman Anda akan mengalami hal yang sama. Kenapa tidak Anda jadikan sebuah peluang bisnis konsultan kehidupan. Dimana Anda menagih biaya konsultasi per jamnya untuk setiap masalah yang mereka hadapi. Bukankah itu sebuah peluang penghasilan baru bagi Anda. Para psikolog kan seperti itu. Mereka menetapkan harga konsultasi per jamnya. Kenapa Anda tidak ? Why not ?

So my friends, Yakinlah bahwa setiap masalah melahirkan peluang. Peluang yang akan mengantarkan Anda ke sebuah zaman baru. Zaman dimana Anda dan keluarga merasakan kebahagiaan yang lebih baik dari kehidupan Anda sebelumnya. Yang Anda lakukan hanyalah bergerak, mencari tahu dan bertanya. Lalu kemudian mengambil kesimpulan dengan mengambil keputusan yang sangat berbeda dari sebelumnya. Internet dengan gudang kumpulan informasinya, mampu menolong Anda untuk hal tersebut. Gunakanlah secara bijaksana.

Saya senang sekali bisa menjadi pembimbing Anda untuk menyelesaikan permasalahan di kehidupan Anda. Jika Anda berkenan, Anda bisa menghubungi Saya di nomor ponsel +62 813 60 99 4001 (Hari Senin – Jumat pukul 08.00 sampai dengan 16.00 Wib)…

Masalah itu benda. The problem is a thing. Anda Manusia. You’re Human Being. Anda bukan benda. You’re not a thing. Jadi Anda lebih besar dan lebih bernilai dari Masalah. You’re The Greatest Man or Woman in the World. Sukses buat Anda !!! Success for Your !!!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s