How To Explode Your Income

Pada awalnya Saya tidak tahu. Saya tidak tahu mengapa ada orang, yang cuma duduk-duduk di rumah saja, tapi penghasilannya diatas rata-rata, orang-orang yang seharian bekerja keras, dari jam 8 pagi sampai jam 5 sore. Rata-rata disini memiliki arti, jika semua orang yang bekerja dari jam 8 pagi sampai jam 5 sore itu dijumlahkan semua, maka tetap saja penghasilan orang yang beruntung itu yang paling tinggi.

Padahal yang dilakukan orang beruntung itu bukanlah sesuatu yang spektakuler. Dia hanyalah mengecek komputer jinjingnya, lalu melihat isi dari rekening online di bank pribadinya. Apakah ada uang yang masuk atau tidak. Kalau ada uang yang masuk, dia langsung menuju bank untuk mencairkannya. Kalau tidak ada uang yang masuk maka dia kembali mengerjakan hobi kesukaannya. Begitu seterusnya. Detik demi detik, menit demi menit, jam demi jam, hari demi hari, minggu demi minggu, bulan demi bulan dan tahun demi tahun.

Saya tidak tahu mengapa ada orang yang kemana-mana dibayarin. Ini beneran. Kemana-mana dibayarin. Semua kegiatannya benar-benar dibayarkan oleh orang lain yang mengundangnya. Dan yang lebih aneh lagi, apa pun yang dilakukan dirinya selalu mengundang perhatian orang. Mulai dari topi, pakaian, celana, jam tangan, jaket, perhiasan, sepatu, syal, anting-anting, dompet, mobil, telepon genggam dan lain sebagainya. Semua orang ingin memakainya juga. Entah apa yang membuat semua orang itu mau mengikuti gaya hidup orang beruntung tadi.

Saya tidak tahu kenapa semua itu bisa terjadi. Apakah orang beruntung itu pake ilmu sihir. Atau orang beruntung itu memiliki uang sebanyak buih dilautan. Saya tidak tahu. Apakah orang beruntung itu keturunan raja-raja atau bangsawan. Atau hanya mendapat hadiah milyaran rupiah dari sebuah acara televisi. Saya tidak tahu. Yang Saya tahu adalah Saya juga menjadi anggota dari kumpulan orang-orang tersebut. Ya. Saya menjadi penggemar orang beruntung itu. Yang pada akhirnya Saya juga membeli apa yang digunakan oleh orang beruntung tadi.

Semua keadaan itu Saya alami sampai suatu ketika, Saya membeli dan membaca buku tentang PIKIRAN. Buku yang menjelaskan tentang bagaimana mengetahui potensi dan fokus terhadap kesuksesan, hanya dari mengelola sebuah PIKIRAN. Dan bagaimana kekuatan PIKIRAN yang terlatih, diarahkan dan menjadi kebiasaan, mampu mengantarkan seseorang menuju kehidupan seperti orang beruntung yang Saya ceritakan diatas. Dan PIKIRAN juga bisa menghancurkan semua kejayaan, kekayaan dan kepopuleran seseorang. Just Because A Little Mind..

Setiap orang yang Saya temui jarang sekali menggunakan potensi yang ada dalam dirinya secara maksimal. Kecenderungan perilaku masyarakat, perilaku orangtua, saudara dan teman disekitarnya membuat dirinya tidak bisa mengeluarkan potensi tersebut. Membuat dirinya tidak percaya akan kekuatan tak terbatas yang ada dalam dirinya. Alangkah hebatnya dirinya jika potensi yang terpendam itu bisa dia keluarkan. Bukan saja dia bisa meraih kesuksesan dalam hidupnya, tapi dia juga mampu menolong orang sesamanya.

Saya yakin setiap orang memiliki sebuah anugerah dari Alloh Subhanalloh wa Ta’ala. Saya yakin setiap orang memiliki ketrampilan dan keahlian yang unik. Saya yakin ada sesuatu di dalam diri setiap orang, yang walaupun dia sendiri tidak tahu, tapi bisa membuat dia menjadi Orang Kaya dan Sukses, jika dia menggunakannya. Apakah Anda tidak percaya ? Mari Saya mencoba menjelaskannya.

Apakah Anda pernah mendengar istilah Unlimited Income ? Unilimited Income atau Penghasilan Tak Terbatas adalah istilah trend masa kini. Istilah ini memiliki maksud bahwa penghasilan seseorang tidak akan pernah habis sampai tujuh keturunan. Kalau pun habis itu bukan kesalahan dirinya. Melainkan ada pihak lain yang mengupayakan agar penghasilannya habis. Itulah yang dikatakan dengan The Unlimited Income Person. Seseorang yang memiliki penghasilan yang tak terbatas. Seseorang yang memiliki kebebasan finansial. Financial Freedom. Bebas uang. Bebas melakukan apa pun tanpa perlu mengkhawatirkan berapa uang yang harus dikeluarkan.

Istilah ini sangat menarik bagi sebagian orang pada beberapa tahun belakangan ini. Sejak diterbitkannya buku yang berjudul yang sama, sebagian besar orang berlomba-lomba memperolehnya. Sebagian besar orang bersedia menghabiskan umurnya hanya untuk mengejar dan memilikinya. Memang tidak semua orang mampu mendapatkannya. Hanya beberapa orang saja. Akan tetapi yang paling penting disini adalah kebebasan finansial itu bukan omong kosong seperti yang dikatakan sebagian orang. Kebebasan finansial itu nyata adanya. Ada orang yang telah mendapatkannya. Dan kebebasan finansial itu adalah contoh bagi seseorang yang mampu mengelola PIKIRAN yang dimilikinya.

Izinkah Saya menceritakan kisah tentang teman Saya.

Saya punya seorang teman. Dia ini dibilang anak orang kaya oleh teman-teman Saya. Bagaimana tidak. Semasa kami sama-sama sekolah dulu, dia ini kalau ke sekolah selalu naik kendaraan pribadi yang keren. Sementara kami teman-temannya, harus naik angkutan kota. Untuk naik angkutan kota harus ada teknik tersendiri. Jika tidak, kita bisa telat ke sekolah nantinya. Kita harus antri sekian menit untuk bisa menaikinya. Untuk itulah kami harus bangun pagi sekali untuk bisa mendapatkan angkutan kota yang kosong. Itu pun masih dibilang telat dengan orang lain, yang bangun lebih pagi dari kami. Akhirnya kami harus menunggu angkutan lain. Makanya Saya dan teman lainnya sering terlambat hadir di sekolah.

Berbeda dengan teman Saya yang satu ini. Dia santai-santai saja, Tidak perlu harus bangun pagi sekali. Karena dia memiliki kendaraan pribadi yang setiap saat bisa dia gunakan. Dengan kendaraan pribadinya, untuk ke sekolah, dia hanya menempuh waktu 15 menit saja. Sehingga dia tidak perlu harus bangun pagi sekali untuk hadir di sekolah.

Seiring waktu berjalan keadaan berubah. Teman Saya yang katanya kaya itu masih saja berada di rumah yang sama dan di kota yang sama tatkala kami sudah sukses semua. Entah apa yang terjadi. Dugaan Saya dia tidak mampu menurunkan bakat orangtuanya untuk bisa sama-sama menjadi orang kaya. Karena pikiran kedua orangtuanya sangatlah berbeda dengan pikiran anaknya tersebut. Mengapa Saya tahu ? Karena Saya pernah suatu ketika berdiskusi dengannya via telepon. Tatkala Saya meneleponnya, dia menyampaikan sebuah pemikiran yang sama sekali berbeda dengan pemikiran seseorang dari kalangan orang kaya.

Mungkin sebagian diantara Anda mengira itu rekayasa saja karena dia anak orang kaya jadi mana mungkin dia memberitahu semua kepada Saya.  Tapi Saya meneleponnya bukan sekali. Tapi berpuluh-puluh kali. Mana mungkin dia bisa menutupi kebiasaannya. Jadi dugaan Saya benar adanya. Teman Saya itu tidak mampu mengelola pikirannya demi kesuksesan hidupnya. Untung saja orangtuanya masih hidup. Jika tidak Saya yakin sekali, dia akan terjatuh ke dalam jurang utang yang besar.

Namun sebagai teman, Saya tidak ingin membiarkan teman Saya itu terjatuh ke dalam perangkap. Saya ingin menolongnya. Saya akan memcoba membantu membersihkan PIKIRAN-PIKIRAN nya dari hal-hal yang membuatnya jatuh miskin. Jatuh miskin dan terlilit utang.

Cara yang Saya lakukan adalah dengan menanyakan kembali apa tujuan hidupnya. Apa IMPIAN terbesarnya. WHAT is YOUR DREAM. Apa yang akan dilakukannya untuk mewujudkan IMPIAN tersebut. Apa rencana besarnya. Untuk siapa rencana besar itu. Faktor-faktor apa saja yang menghalangi terwujudnya IMPIAN tersebut. Siapa saja orang-orang yang bisa membantunya untuk mewujudkan IMPIAN-nya tersebut. Dan siapa saja orang-orang yang menghalanginya demi terwujudnya IMPIAN tersebut.

Pertanyaan-pertanyaan itu penting. Karena jawaban dari beberapa pertanyaan itu mampu membuat seseorang tegar dan tahan banting jika menghadapi tantangan dan hambatan. Sebab tantangan dan hambatan akan selalu datang jika seseorang ingin meraih kesuksesan. Tidaklah masuk akal jika seseorang itu sukses tanpa menghadapi tantangan dan hambatan tersebut. Seseorang yang tidak mengetahui jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut bisa membuatnya  semakin terperosok ke dalam kehancuran hidup.

Singkat cerita teman Saya itu seperti bangkit dari kematian. Dia sekarang memiliki semangat 45. Semangat yang berkobar-kobar seperti pejuang tatkala merebut kemerdekaan dari penjajah. Pertanyaan-pertanyaan yang Saya ajukan, membuatnya sadar, bahwa selama ini dia telah salah dalam memahami kehidupan. Dia telah salah dalam menafsirkan pelajaran-pelajarannya. Sehingga dia merasa perlu memiliki cara berpikir yang berbeda. Cara berpikir yang dimiliki oleh orang-orang sukses dan kaya raya. Setelah Saya menjelaskan, dia langsung merubah semua rencana yang telah dia buat. Dia sekarang telah memiliki rencana baru yang akan dijalaninya demi mewujudkan semua impian-impian yang sudah dikuburnya.

Saya mengakui bahwa pernyataan dari seseorang yang menyatakan bahwa Penghasilan yang Kita miliki saat ini adalah Hasil dari Benih yang Kita tanamkan dalam PIKIRAN kita 5 tahun yang lalu, adalah BENAR. Ini yang bilang bukan Saya lho. Tapi ini kata Bapak Jim Rohn. Gurunya Anthony Robbin. Seorang Pembicara Sukses dari Amerika Serikat, yang sekali bicara, dibayar dengan nilai USD 1 Juta. Sekali bicara lho. Jadi setiap 5 tahun sekali kita akan mendapatkan penghasilan dari 5 tahun yang lalu yang kita rencanakan.

Untuk meledakkan Penghasilan Anda 5 tahun mendatang, berapa pun jumlah kali lipatnya, Anda harus merencanakannya dari sekarang. Ya. Dari sekarang. Anda harus membaginya menjadi 5 tahun. Tahun pertama, kedua, ketiga, keempat dan terakhir kelima. Anda juga harus membaginya per bulan. Dengan begitu 5 tahun lagi Anda akan mendapatkan penghasilan tersebut. Percayalah. Ini sudah Saya alami sendiri.

Contohnya begini. Misalkan Anda ingin mendapatkan penhasilan Rp 1 Milyar pada rekening bank pribadi Anda pada 5 tahun mendatang. Untuk mencapainya Anda harus membaginya menjadi 5 tahun.

1 Milyar bagi 5 = 200 juta

Tahun 1 = Rp 200 juta

Tahun 2 = Rp 200 juta

Tahun 3 = Rp 200 juta

Tahun 4 = Rp 200 juta

Tahun 5 = Rp 200 juta

Setelah itu Anda bisa membaginya dalam bulan. Karena dalam 1 tahun ada 12 bulan Maka Anda harus membagi 12 bagian.

200 juta bagi 12 = 16.666.666,67 atau sekitar Rp 16.666.700,-

Dalam ilmu akuntansi tidak mungkin sebuah penghasilan itu benar-benar segitu. Tapi harus disertai adanya biaya. Seperti biaya hidup sehari-hari, biaya pajak, biaya bbm, biaya listrik, biaya air dan biaya lainnya. Untuk itulah Saya menggunakan rumus dari akuntansi perusahaan. Yaitu setiap penghasilan yang ingin kita dapatkan dibagi 0,2. Kenapa ? Karena menurut akuntansi perusahaan, semua penghasilan itu yang bisa digunakan untuk pribadi hanyalah 20 persen nya. Sedangkan 80 persen-nya untuk biaya. Jadi untuk mendapatkan penghasilan Rp 1 Milyar maka kita harus membaginya dengan 0,2.

Rp 1 milyar dibagi 0,2 = 5.000.000.000,-

Jadi kalo kita terapkan maka hasilnya sebagai berikut :

Tahun 1 = Rp 1 Milyar

Tahun 2 = Rp 1 Milyar

Tahun 3 = Rp 1 Milyar

Tahun 4 = Rp 1 Milyar

Tahun 5 = Rp 1 Milyar

Setelah itu Anda bisa membaginya dalam bulan. Karena dalam 1 tahun ada 12 bulan Maka Anda harus membagi 12 bagian.

1 Milyar bagi 12 = 83.333.333,33 atau sekitar Rp 83.333.400,-

Jadi Anda mau tidak mau, suka tidak suka, harus mendapatkan penghasilan atau income setiap bulannya sebesar Rp 83.333.400,- setiap bulannya untuk mendapatkan penghasilan Rp 1 Milyar ada 5 tahun mendatang.

Mungkin sebagian besar diantara Anda akan bertanya, apa yang harus Saya lakukan untuk mendapatkan penghasilan Rp 83.333.400,- ?

Ada beberapa cara yang mungkin bisa Saya sarankan :

1. Anda mencari produk atau jasa yang harganya Rp 83,3 untuk dijual kepada 1.000.000 orang

2. Anda mencari produk atau jasa yang harganya Rp 833,3 untuk dijual kepada 100.000 orang

3. Anda mencari produk atau jasa yang harganya Rp 8333,3 untuk dijual kepada 10.000 orang

4. Anda mencari produk atau jasa yang harganya Rp 83.333,3 untuk dijual kepada 1000 orang

5. Anda mencari produk atau jasa yang harganya Rp 833.333,3 untuk dijual kepada 100 orang

6. Anda mencari produk atau jasa yang harganya Rp 8.333.333,4 untuk dijual kepada 10 orang

7. Anda mencari produk atau jasa yang harganya Rp 83.333.400 untuk dijual kepada 1 orang

Terserah apa pun produk atau jasa itu. Anda yang lebih tahu apa yang lagi dibutuhkan di sekitar rumah atau tempat tinggal Anda. Saya tidak tahu. Kreatifitas Anda sangat diperlukan disini. Apakah Anda menjual sisir, tusuk gigi, buah kedondong, membuat website, menjual kerupuk, membuka salon, mendirikan usaha ojek, rental playstation, rental mobil dan sebagainya. Terserah Anda. Anda yang lebih paham. Saya hanya menunjukkan jalannya.

Jika Anda tidak paham atau tidak mengerti, jangan ragu untuk bertanya. Saya bersedia jadi pembimbing Anda. Anda bisa menghubungi Saya di nomor telepon :

mobile phone +62 813 60 99 4001

pada hari dan jam kerja ( Hari Senin sampai hari Jumat pukul 08.00 s/d 17.00 wib ).

Jika Anda paham dan bersedia mengikuti saran Saya diatas, maka yakinlah Anda akan mendapatkan penghasilan Rp 1 Milyar pada 5 tahun mendatang. Namun jika Anda tidak paham, tidak mau bertanya dan bahkan mencemooh saran Saya, ya salah Anda sendiri jika tidak mendapatkannya. Bukan saran Saya yang salah. Tapi Anda yang tidak mau mencobanya. Demikian. Selamat Mencoba. Semoga SUKSES !!!

Wassalam…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s