Menuju Keadaan Yang Memberdayakan (Powerful State)

kitzuniversityjpg-257cfe87953cf26dSaya yakin setiap orang pasti mengalami yang namanya pasang surut kehidupan. Ada kalanya senang. Dan ada kalanya susah. Hanya orang-orang sukseslah yang tidak terlalu memikirkan keadaan itu. Bagi mereka, selama impian mereka belum tercapai, mereka akan terus melangkah. Keadaan senang atau susah bukan menjadi sesuatu yang menghalangi mereka. Bagi mereka, keadaan itu hanyalah sebagai guru tatkala menghadapi masalah yang sama di masa mendatang.

Lagipula, mereka juga akan membuat impian baru lagi ketika impian lama sudah mereka peroleh. Orang-orang sukses itu hanya mengejar impian. Bukan keadaan.

Mungkin sebagian diantara Anda, ada yang menduga Saya sudah sukses. Saya sudah kaya raya. Saya sudah mendapatkan apa yang orang-orang impikan dalam hidup mereka. Terimakasih buat Anda yang telah menganggap Saya seperti itu. Saya merasa sangat bahagia jika Anda berpikir seperti itu.

Namun izinkan Saya mengungkapkan fakta sebenarnya tentang Saya.

Saya hanya seorang laki-laki biasa seperti laki-laki lainnya di dunia ini. Tulisan-tulisan Saya tentang kesuksesan, kekayaan dan kesejahteraan di blog pribadi Saya ini hanyalah ide-ide Saya untuk mengasah kreatifitas. Bukan berarti Saya sudah mengalami semuanya. Justru tulisan-tulisan itu untuk memberi Saya, Semangat dan Antusias baru ketika menghadapi masalah kehidupan. 

Saya hanya ingin berbagi pengalaman hidup dari apa yang Saya alami. Sehingga orang-orang tidak mengulangi kesalahan yang Saya perbuat dalam hidup Saya. Saya ingin orang-orang menghindarkan diri dari kesalahan-kesalahan keputusan yang telah Saya ambil.

Perlu Anda ketahui, Saya bukanlah orang sukses seperti yang mungkin Anda pikirkan. Saya juga sama seperti Anda. Saya masih berjuang. Saya masih belum mendapatkan apa yang Saya impikan. Namun Saya terus melangkah. Walau bagaimana pun rintangan dan hambatan yang akan menghadang.

Saya juga sama dengan Anda. Saya ingin mendapatkan, meraih dan menjadi Orang Sukses. Saya ingin menggapai Impian Saya. Saya juga ingin memiliki mobil mewah, pasangan hidup yang menawan hati, rumah besar yang cantik dan ada kolam renangnya, perpustakaan pribadi yang terdiri dari buku-buku penulis terkenal dari seluruh dunia, bisa jalan-jalan keliling dunia kapan pun Saya mau dan memiliki uang seberapa pun Saya perlukan.

Akan tetapi untuk mendapatkan semua hal diatas tidak gampang. Ada sekitar 3 milyar penduduk di dunia ini yang menginginkan hal yang sama. Anda bisa membayangkan betapa sulitnya bersaing dengan mereka. Apalagi di era informasi seperti sekarang ini. Dimana cara dan strategi meraih sukses sudah banyak orang yang tahu.

Apakah Saya menyerah ? Apakah Saya berhenti ? Tidak. Tidak sedetik pun. Saya justru merasa tertantang. Saya merasa inilah saatnya Saya menguji Otot-otot Mental Saya. Saya akan membuktikan kepada DUNIA bahwa Saya BISA. Saya MAMPU. Saya PASTI memperoleh Impian Saya. Insya Alloh..

Keadaan yang kita alami saat sekarang ini bukanlah sesuatu yang statis atau tetap. Suatu saat keadaan itu akan berubah. Entah menit berikutnya, jam berikutnya, hari berikutnya atau mungkin minggu berikutnya. Semua itu tergantung dengan persepi kita. Anggapan kita. Apa yang kita asosiasikan dari pengalaman masa lalu yang kita terima.

Contohnya begini.

Katakanlah sekarang Anda bangkut. Anda bangkrut dalam sebuah bisnis. Anda sudah menghabiskan seluruh tabungan Anda untuk menjalani sebuah bisnis yang dahulu Anda pikir bisa mensejahterakan Anda dan keluarga Anda. Anda pikir bisnis itu bisa menguntungkan Anda. Anda pikir bisnis itu bisa mengantarkan Anda kepada kebebasan finansial. Bebas dari kekhawatiran tidak adanya uang.

Namun apa yang terjadi pada kenyataannya ? Anda bangkrut.

Lalu Apa yang Anda pahami ?

Apa yang terjadi dalam pikiran Anda ?

Apa yang Anda asosiasikan dalam pikiran itu ketika ada bisnis sejenis ditawarkan kepada Anda ?

Saya yakin Anda akan mengatakan semua kejelekan tentang bisnis itu baik kepada diri Anda sendiri atau kepada orang lain. Kenapa ? Karena Anda bangkrut. Anda merasa bisnis itu menghancurkan hidup Anda. Anda merasa bisnis itu tidak layak untuk dijalankan oleh orang lain. Anda akan berkoar koar bahwa bisnis itu jelek dan menghancurkan.

Akan tetapi apakah persepsi Anda benar adanya ? TIDAK.

Sebab ada orang yang lain di luar sana, yang bisa menjalankan bsnis itu tanpa modal, tanpa karyawan bahkan tanpa kantor. Kenapa ? Karena dia tidak pernah menganggap keadaan buruk sebagai halangan. Dia sadar keadaan itu hanyalah sebagai halte di setiap jalan. Dia sadar bahwa keadaan itu hanya sementara. Bukan permanen. Apa pun bisa menjadi pemicu sebuah kesuksesan. Asal dia tahu bagaimana memberdayakannnya. Bagaimana memanfaatkannya demi kesuksesan yang akan diraihnya.

Apakah Keadaan yang Memberdayakan itu ? What is Powerful State ?

Keadaan Memberdayakan (Powerful State) adalah suatu keadaan yang diciptakan atau dibantu oleh orang lain untuk menciptakannya, yang bisa membuat seseorang terus bersikap seperti tidak pernah terjadi apa-apa. Bersikap seperti dirinya memiliki semua jalan keluar yang ada. Bersikap seperti Professor for Everything.

Seseorang yang memiliki Powerful State akan terlihat begitu bersemangat dan antusias. Akan terlihat pada raut wajahnya, raut wajah yang selalu tersenyum dimana pun dan kapan pun dia berada. Postur tubuhnya tegak seperti seorang jenderal perang gurun padang pasir. Seakan-akan dirinya seperti seekor singa, yang akan menerkam semua masalah yang ada. Kenapa dia bisa begitu ? Karena dia memiliki Powerful State. Keadaan yang memberdayakan.

Padahal kalau kita lihat dengan mata, semua daya dan upaya yang dilakukannya semuanya kelihatan sia-sia. Semua modal, tenaga dan keahlian tidak mampu memberi solusi atas permasalahan yang dia hadapi. Namun karena dia memiliki Powerful State, dia tidak pernah berpikir negatif. Dia selalu berpikir positif. Kenyataan yang dia alami, dia anggap hanya sebagai batu ujian kecil. Batu ujian kecil yang selalu ada pada saat menjalani kehidupan menuju sukses. Justru dia bersyukur mendapatkan batu ujian itu agar dia bisa membuat dirinya lebih cermat dan lebih cerdas dalam menghadapi permasalahan yang sama pada masa-masa mendatang.

Lalu Pertanyaannya adalah Bagaimana Caranya Kita bisa Menciptakan dan Memiliki Keadaan yang Memberdayakan itu. Memberdayakan bukan saja Saat Kita Butuhkan. Tetapi juga Selalu Ada tanpa Kita Memintanya.

Itulah yang akan Saya bagikan ketika Anda mengundang Saya untuk Seminar di daerah Anda. Dalam Seminar itu Saya akan berbagi Bagaimana Caranya Menciptakan Keadaan Yang Memberdayakan Kita. Bagaimana Caranya membuat Keadaan yang Menciptakan Stimulasi Pikiran Sukses dalam Pikiran Kita. Sehingga Bagaimana pun Kenyataan yang Kita alami, Kenyataan itu Tidak akan Mengganggu Pikiran Kita. Kita akan terus melangkah dalam menjalani Apa yang telah Kita Rencanakan dahulu.

Good Luck. Wassalam…!!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s