Mendapatkan Rp 100 juta Pertama

“…Tantangan kedepan adalah bagaimana mengembalikan modal. Tensi bisa naik diatas 150 mmHg. Jika salah planinng dan decision maka bubar semua acara. Akan tetapi ini bukan mimpi. Walau bagaimana pun modal harus kembali. Sekalipun itu modal sendiri. Permainan di penjualan dan pemasaran harus lebih cerdik. Rumus dan teori sudah dibaca dan diingat dengan maksimal. Semua nasehat dan saran dari semua pengusaha sukses sudah dihafal. Meski belum tentu efektif setidaknya sudah menjadi pijakan. Dan belum tentu cocok. Pengalaman selalu berkata beda. Pengaturan emosi mutlak diperlukan disini. Target sudah diketahui. Penjualan 3 kali modal awal menjadi Goal. Apapun yang terjadi..terjadilah….”

Small-Business-Ideas-ListWahai pengusaha, apakah Anda pernah mengalami keadaan seperti cerita diatas ? Saya yakin semua pengusaha pernah mengalaminya. Dan Saya yakin, hal itu juga, yang menyebabkan begitu banyak orang, tidak memulai usaha. Mereka takut. Takut apa ? Bangkrut. Hanya karena dibayang-bayangi oleh kebangkrutan dan citra orang-orang yang pernah bangkrut, mereka menolak untuk memulai sebuah usaha.

Saya memaklumi hal itu. Memang tidak gampang berhasil dalam usaha. Terutama menjaga modal ini. Butuh perencanaan yang matang, strategi yang ampuh dan mental yang tangguh untuk melewatinya. Akan tetapi bukan berarti hal itu harus dihindari. Apalagi diabaikan.

Suatu saat Anda pasti harus memulai usaha sebagai jalan alternatif menopang kebutuhan Anda. Hanya masalah waktu saja. Time is Money. Secepat Anda memulai usaha, secepat itu pula Anda mendapatkan hasilnya. Lagipula Anda harus percaya kepada intuisi Anda sendiri. Intuisi jarang salah. Percayalah intuisi Anda, Insya Alloh Anda akan berhasil. Sudah banyak pengusaha yang berhasil melewatinya. Ubah anggapan Anda niscaya keadaan akan berubah. Anggap saja sebuah permainan.

Bukankah sewaktu Anda belajar mengemudikan mobil juga mengalami keadaan yang sama ?

Bukankah sehebat apapun seseorang mengemudikan mobil, pasti ada suatu waktu bersenggol juga dengan mobil orang lain ?

Apakah resiko membawa mobil di jalan raya itu sama dengan memulai usaha ?

Namun apa yang terjadi ? Anda tetap saja berusaha belajar mengemudikannya.

Mungkin diantara Anda ada yang tidak setuju. Oh tidak apa-apa. Itu hak Anda. Anda boleh tidak setuju. Saya hanya menceritakan apa yang Saya ketahui. Terserah Anda mau mengambilnya atau tidak. Lagipula Anda sendiri yang akan merasakan manfaatnya. Saya hanya menyarankan saja.

Saya akui usaha itu memang tidak pasti. Penuh dengan lika liku permasalahan. Mulai dari produk atau jasa yang kurang laku, ditipu rekan bisnis, aturan pemerintah yang njelimet, pajak yang terus menggerogoti penghasilan, adanya karyawan yang tidak bisa dipercaya dan sebagainya. Berbeda 180 derajat dengan menjadi karyawan, yang bergaji pasti setiap akhir bulan.

Namun sejauh yang Saya ketahui, ada perbedaan dan pengalaman yang sangat penting yang perlu Anda ketahui. Apa itu ? Penghasilan yang tidak terduga. Saya menyebutnya The Miracle Revenue (MR).

MR ini akan datang kapan saja. Baik itu pagi hari, siang hari, sore hari, atau malam hari. Dia datang tidak pernah kita duga. Ketika dia datang, dia akan menghapus semua penderitaan dan ketidakpastian yang pernah terjadi. Percayalah. Keadaan itu sungguh sangat mempesona. Sama seperti ketika Anda diterima menjadi kekasih oleh calon kekasih Anda. Keadaan itu membuat Anda ingin menceritakan kepada semua orang bahwa usaha itu enak dan menyenangkan. Keadaan itu membuat Anda ketagihan untuk memulai usaha lagi, lagi dan lagi. Sungguh tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata ketika merasakannya. Bila Anda tidak percaya, coba saja. Anda pasti akan setuju dengan pernyataan Saya itu.

Akan tetapi dia datang bukan serta merta begitu saja. Harus ada program pemasaran yang bagus dahulu. Program yang mengantarkan produk atau jasa Anda ke pasar. From mind to face than feel to heart. Pembeli harus merasakan auranya dahulu. Pembeli harus mencicipi manisnya produk atau jasa Anda dahulu. Jika tidak, MR tidak akan datang.

Bagaimana mungkin penghasilan itu datang jika tidak ada produk atau jasa yang ditransaksikan. Bagaimana mungkin penghasilan itu datang jika tidak ada pembeli yang merasakan atau menggunakan produk atau jasa yang bermanfaat bagi kehidupan mereka. Bagaimana mungkin. Mustahil to. Penghasilan berbanding lurus dengan produk atau jasa yang dibeli atau dimanfaatkan.

Statistik membuktikan bahwa setiap 10 orang pembeli yang ditawarkan dengan konsep penjualan yang menarik, akan menciptakan 1 orang pembeli yang setia sepanjang masa. Jika harga dari produk atau jasa Anda itu Rp 1 juta per item, maka untuk mendapatkan Rp 100 juta pertama Anda harus menawarkan kepada 1000 orang pembeli. That’s the LAW..

Jika zaman dahulu cara ini sungguh susah. Karena Anda harus mendatangi rumah demi rumah, pintu demi pintu, muka demi muka. Melelahkan dan begitu menyakitkan hati ketika ditolak. Namun sekarang ada langkah mudah. Anda tidak perlu bersusah payah jalan kesana kemari melanglang buana. Anda cukup tidur tiduran di kamar sambil memandang smartphone kesayangan Anda.

Hal ini juga membuktikan bahwa bisnis itu bukan masalah hidup mati. Yang mana jika bisnis Anda bangkrut maka Anda pun mengurungkan diri di kamar dan bersiap-siap hara kiri. TIdak seperti itu Kawan. Lagipula bunuh diri itu Dosa Besar. Nanti di hari Kiamat, Alloh SWT akan membangkitkan hamba-Nya yang bunuh diri dengan alat yang menjadi sebab dia membunuh diri. Bisnis tidak seperti itu.

Bisnis itu menyenangkan dan bermain-main. Bisnis itu seperti main tenis. Kalau servis bagus maka masuk point. Kalau servis buruk, ya ulangi lagi. Jangan berhenti jika belum berhasil. Begitu seterusnya. Gitu aja koq repot, Bener ngga ne ?

#Usaha #Tips #Inspirasi #KutipanSukses

Nb : untuk seminar dan training, Anda bisa mengirimkan proposal via email di arafat.cipta@gmail.com


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s